Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Itelijen Meyakini Pesawat Rusia Meledak karena Bom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 November 2015 12:37 12:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 November 2015 12:37
Bagikan
Begini kondisi pesawat Airbus 321 milik Rusia yang jatuh
Bagikan

Hidayatullah.com–Tim investigasi dan penyelidik kecelakaan pesawat Metrojet bernomor penerbangan 9268 dari Rusia, 90 persen yakin penyebab kecelakaan pesawat di Mesir itu adalah ledakan bom.

Salah satu penyelidik, kepada Reuters, mengatakan suara berisik yang terdengar di detik-detik akhir rekaman suara di kokpit adalah suara ledakan bom.

Pesawat Airbus A321 itu mengalami kecelakaan 23 menit setelah tinggal landas dari resor wisata Sharm al-Sheikh di Mesir, pada pekan lalu. Kecelakaan itu menewaskan 224 penumpang dan kru pesawat. Kelompok ISIS di Sinai mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

“Indikator dan analisis sejauh ini menunjukkan bahwa suara di kotak hitam mengindikasikan bahwa itu adalah sebuah bom,” kata anggota penyelidik dari Mesir itu, kepada Reuters, Ahad (08/11/2015).

“Kami 90 persen yakin itu adalah sebuah bom.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemimpin tim investigasi Ayman al-Muqaddam, pada Sabtu (07/11/2015) kemarin, telah mengumumkan bahwa pesawat itu diduga pecah di udara saat terbang pada moda auto-pilot.

Kemudian terdengar sebuah suara berisik pada detik-detik akhir rekaman di kokpit. Hanya saja dia mengatakan terlalu awal untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

Al-Muqaddam memasukkan kemungkinan kecelakaan itu terjadi akibat ledakan bahan bakar, kerusakan struktur pesawat, atau panas berlebihan pada baterai lithium-nya. Tapi, dengan melihat sebaran puing yang luasnya mencapai 13 kilometer, diyakini bahwa pesawat itu pecah di udara.

Sementara itu, informasi hasil intersepsi mata-mata Amerika Serikat (AS) dan Inggris juga mengindikasikan bahwa sebuah bom kemungkinan dibawa ke dalam pesawat Rusia sebelum armada tersebut mengalami kecelakaan di Mesir pada Sabtu lalu.

Harian The Times edisi Jumat (06/11/2015) memberitakan bahwa informasi ini terkuak setelah operasi intelijen AS dan Inggris mengggunakan satelit untuk membongkar jalur komunikasi elektronik antara militan ISIS di Suriah dan Mesir.

“Nada dan konten pesan itu meyakinkan analisis bahwa sebuah bom dibawa ke pesawat oleh seorang penumpang atau anggota staf darat,” demikian bunyi pemberitaan The Times seperti dikutip CNN Indonesia.

Sejumlah pejabat senior di badan intelijen, militer, dan komunitas keamanan nasional, meyakini bom yang meledakkan pesawat itu adalah milik kelompok teroris.

“Saya 99,9 persen yakin,” tutur seorang pejabat, yang tak mau disebutkan namanya, seperti dikutip CNN.

Akibat kecelakaan pesawat ini, Rusia memanas. Negeri itu memanggil pulang 11 ribu turis dari Mesir dalam waktu 24 jam terakhir. Sementara 80 ribu orang lain tak bisa bepergian ke Mesir karena Kremlin memutuskan menghentikan semua penerbangan ke Mesir, sejak Jumat (06/11/2015) kemarin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebimbangan Saat Bertaubat (2)
Tulisan selanjutnya Sekularisasi dan Deislamisasi merupakan Tantangan Pengajaran Sejarah di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?