Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uni Eropa Ancam Bekukan Aset Bank Iran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juni 2008 23:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–UE mengancam membekukan  aset-aset dan dana perusahaan-  perusahaan Iran  yang berada di Eropa.Target  utama UE adalah sektor finansial,  salah satunya Bank  Melli, bank terbesar Iran  yang beroperasi di London,  Hamburg, dan Paris. Sumber  pejabat UE juga menuturkan,  individu dan perusahaan-  perusahaan Barat yang  terkait program nuklir Iran  juga akan terkena sanksi.

"Siapa pun yang terkait  program nuklir Iran akan dilarang  masuk ke UE.Perusahaan-  perusahaan terindikasi  membantu Teheran juga dilarang  beroperasi di Eropa,”  ujar sumber yang enggan  disebut namanya itu.Pejabat  itu menambahkan UE akan  mengumumkan nama-nama  perseorangan dan perusahaan  yang bersinggungan dengan  program nuklir Iran.

Pejabat itu juga menjelaskan,  selain Bank Melli yang  terancam dibekukan, seorang  pejabat senior yang berada  di belakang program nuklir  Iran tidak akan diberikan  visa untuk bisa masuk ke UE.  Kesepakatan yang disetujui  27 negara anggota UE itu  disepakati dalam sebuah rapat  kementrian perikanan  dan pertanian UE kemarin.  Rapat itu akan dilanjutkan  pada hari ini di Luxemberg.

Kesepakatan sanksi Iran itu  dikaji dalam sebuah rapat  yang bertajuk ”Satu Pokok”,  artinya kesepakatan itu merupakan  suatu yang penting.  Amerika Serikat (AS) dan  UE telah menyetujui kesepakatan  untuk menerapkan  sanksi baru PBB yang menekan  Iran untuk menghentikan  program nuklirnya.Sanksi  tegas UE itu sebenarnya  telah ditunggu-tunggu Washington,  menyusul kunjungan  Presiden George W Bush  ke Eropa beberapa waktu  lalu.

Washington memasukkan  Bank Melli ke daftar  bank yang dilarang beroperasi  di AS tahun lalu.  Sampai saat ini Dewan Keamanan  Perserikatan Bangsa-  Bangsa (PBB) memberlakukan  sanksi larangan bagi  negara manapun untuk menjual  perlengkapan teknologi  nuklir ke Iran.PBB juga memperingatkan  anggotanya untuk  menarik uangnya dari  bank-bank karena adanya  transaksi dari perusahaanperusahaan  yang bertransaksi  dengan Iran.PBB mengawasi  transaksi keuangan dengan  ketat,baik mengatasnamakan  individu ataupun organisasi  yang bersangkutan  dengan Teheran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, UE tetap akan  membuka pintu untuk memungkinkan  pembicaraan  mengenai paket insentif  internasional untuk Iran  yang akan disampaikan Direktur  Kebijakan Luar Negeri  UE Javier Solana.Kebijakan  keterbukaan tersebut,  menurut pejabat UE itu,  merupakan tindak lanjut  dari pelaksanaan kesepakatan  dua jalur.

Mingguan Iran Shahrvand-  e Emrooz melaporkan,  bulan ini Iran telah menarik  dana sebesar USD75 miliar  (Rp694,35 triliun) dari Eropa  sebagai bentuk antisipasi jika  adanya pembekuan dana  milik Teheran. Hanya saja,  Menteri Ekonomi Iran Hossein  Samsani menyangkal  laporan itu.Dia menuturkan,  sampai saat ini situasi masih  aman terkendali dan tidak  perlu ada sesuatu yang ditakutkan.

Juru Bicara  Departemen Luar Negeri  Iran Mohammad Ali Hosseini  menyatakan,Teheran masih  mengkaji tawaran insentif  ekonomi dan sebagainya dari  negara-negara Barat jika negaranya  menghentikan program  nuklirnya.

Sementara Iran terus mendapatkan tekanan, negara Barat dan Eropa tak pernah sedikitpun menyentuh program nuklir Israel di wilayah Dimona.[ao/afp/rtr/snd/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menkes: Namru Seenaknya Ambil Sampel Virus
Tulisan selanjutnya Muslimah Inggris Menangkan Kasus Diskriminasi Jilbab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?