Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iraq: Kami Tidak Butuh Pasukan Asing Untuk Perangi ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2015 06:44 6:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2015 06:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Iraq mengatakan bahwa pengerahan pasukan asing apapun di wilayahnya tidak dapat terlaksana tanpa persetujuan dari pemerintah.

Pernyataan Perdana Menteri Iraq itu menanggapi pengumuman oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter bahwa AS akan mengerahkan pasukan “khusus” ke Iraq guna membantu melawan kelompok ISIS.

“Kami tidak membutuhkan pasukan tempur darat di tanah Iraq,” kata PM Haider Al-Abadi, Selasa (1/12/2015) seperti dikutip Aljazeera.

“Pemerintah Iraq menegaskan bahwa operasi militer apapun atau pengerahan pasukan asing apapun –khusus atau bukan– di mana pun di Iraq tidak dapat terlaksana tanpa persetujuan dan koordinasi serta penghormatan penuh terhadap kedaulatan Iraq.”

Berbicara kepada House Armed Services Committee di parlemen AS, pimpinan Pentagon itu berkata, “Dalam koordinasi penuh dengan pemerintah Iraq, kami mengerahkan sebuah specialised expeditionary targeting force untuk membantu pasukan Iraq dan pasukan Kurdi Peshmerga, dan juga memberikan tekanan lebih atas ISIL [ISIS],” kata Carter hari Selasa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Operator-operator khusus Amerika (kesatuan militer AS di lapangan, red) memiliki kemampuan unik yang membuat mereka dapat melipatgandakan kekuatan. Mereka akan membantu kita mengumpulkan informasi intelijen berharga di lapangan, lebih memperkuat serangan udara kita, dan di atas itu semua, memungkinkan pasukan-pasukan lokal merebut kembali wilayahnya yang dikuasai oleh ISIL.”

Carter menambahkan bahwa pasukan khusus itu nantinya juga akan dapat ikut ambil bagian dalam pertempuran di Suriah, di mana Washington telah mengumumkan pengiriman sekitar 50 balatentara operasi khusus.

Dari ibukota AS reporter Aljazeera Rosiland Jordan mengatakan berapa jumlah pasukan tambahan yang akan dikirim itu belum diketahui.

“Kami belum mengetahui berapa banyak pasukan yang akan dikerahkan,” kata Jordan. “Pemerintah Iraq ingin pasukan AS membantu mereka dalam upaya mengenyahkan ISIL dari wilayahnya.”

“Di Suriah, Presiden AS sudah menyetujui rencana pengiriman pasukan khusus, tetapi dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah Presiden Suriah Bashar Al-Assad, dan hal itu yang membuat Assad marah sejak serangan udara koalisi dilancarkan lebih dari setahun lalu.”

Sementara itu di Inggris, hari Rabu ini parlemen akan melakukan pemungutan suara guna menentukan apakah kerajaan itu akan ikut mengirimkan pasukan tempur untuk memerangi ISIS di Iraq dan Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Larang Buku Hasan Al Banna, Al Qaradhawi serta Sayyid Quthb di Perpustakaan Sekolah
Tulisan selanjutnya Israel Akan Memperbolehkan Orang Positif HIV Jadi Tentara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?