Hidayatullah.com–Pasar saham Timur Tengah mengalami kerugian besar seiring dengan jatuhnya harga minyak yang berada dalam titik terendah selama 12 tahun, demikian lansir Al Arabiya (17/1/2016)
Bursa Saudi turun hingga 6.52 persen, sedangkan Dubai turun hingga lebih dari 5 persen, adapun Qatar turun hingga 5.4 persen.
Muhammad Umran, selaku pengamat menyampaikan bahwa turunnya bursa terkait dengan turunnya harga minyak, terutama bagi negara-negara yang mengandalkan minyak dalam ekonomi.
Menurut Umran, ekonomi Saudi akan baik-baik saja dalam beberapa tahun karena hutang Saudi termasuk terendah di dunia, namun jatuhnya bursa sangat mempengaruhi ekonomi dengan cepat dan ia merupakan ukuran terhadap perekonomian.*