Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lembaga Antikorupsi Malaysia Tidak Terima Penyelidikan Kasus PM Najib Razak Ditutup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2016 12:00 12:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2016 12:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga antikorupsi Malaysia hari Rabu (27/1/2016) mengatakan akan banding keputusan kejaksaan agung yang membebaskan Perdana Menteri Najib Razak dari tuduhan kriminal terkait skandal keuangan senilai $681 juta, lapor Associated Press.

Langkah lembaga antikorupsi itu mengacaukan seruan PM Najib Razak yang meminta Malaysia menyudahi isu politik terbesar selama tujuh tahun kepemimpinannya itu.

Jaksa Agung Mohamed Apandi hari Selasa (26/1/2016) mengatakan bahwa uang $681 juta yang disalurkan ke rekening pribadi Najib pada awal 2013, tidak lama sebelum pemilihan umum, merupakan sumbangan pribadi dari keluarga Kerajaan Arab Saudi. Menurut Apandi, donasi itu tidak memberikan syarat apapun dan Najib telah mengembalikan $620 juta uang yang tidak terpakai. Berdasarkan penyelidikan oleh Komisi Antikorupsi Malaysia, Apandi mengatakan, pihaknya tidak menemukan tindak kriminal apapun dan memerintahkan kasus tersebut ditutup.

Namun, Komisi Antikorupsi Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan meminta keputusan kejaksaan itu dikaji ulang oleh sebuah panel independen pemerintah –yang tugasnya termasuk mengkaji ulang kasus-kasus yang tidak diajukan ke pengadilan oleh kejaksaan.

Beberapa jam kemudian Komisi Antikorupsi Malaysia mengeluarkan pernyataan susulan yang mengatakan bahwa tindakan yang dilakukannya merupakan prosedur normal dan tidak seharusnya diartikan sebagai penolakan keputusan kejaksaan agung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anggota parlemen politisi oposisi Lim Kit Siang mengatakan dia yakin Komisi mengeluarkan pernyataan kedua karena ada tekanan dari pemerintah terkait permintaan review kasus yang diajukannya.

“Hal itu jelas menunjukkan bahwa badan antikorupsi mengeluarkan rekomendasi tindakan atas Najib tetapi ditolak, itu kenapa mereka mengajukan review,” kata Lim.

Azalina Othman, menteri urusan parlemen, mengatakan keputusan kejaksaan agung itu sudah final dan tidak dapat digugat oleh siapapun termasuk pengadilan.

Banyak warga Malaysia dan anggota parlemen dari kubu oposisi, yang skeptis dengan keputusan Apandi, mengatakan keputusan kejaksaan itu memicu pertanyaan lain seperti mengapa keluarga Kerajaan Saudi bersedia memberikan sumbangan dan apakah Najib benar-benar telah mengembalikan sebagian besar uang sisanya.

Jaksa Agung “menjadikan Malaysia sebagai sebuah bangsa bodoh dan mudah dikelabui jika dia mengira pernyataan polosnya itu … diterima begitu saja tanpa dipertanyakan,” kata Lim.

Menyusul tuduhan korupsi atas dirinya, PM Najib Razak mencopot pejabat-pejabat yang kritis di dalam pemerintahannya dan mengganti mereka dengan para loyalis, memecat jaksa agung sebelumnya yang memerintahkan penyelidikan atas dirinya, dan bersikap keras terhadap media.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fitnah ISIS dan Pengaburan Konsep Jihād dan Khilāfah
Tulisan selanjutnya Menteri UE Turki Mengenang Holocaust Bersama Kepala Rabi Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?