Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Buddha Radikal Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2017 10:32 10:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Oktober 2017 10:32
Bagikan
Para biksu membawa spanduk: "Pendukung orang Rohingya adalah musuh kami"
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekelompok aktivis Buddha radikal hari Rabu (25/10/2017) memblokir rombongan pekerja bantuan yang ingin mengunjungi sebuah kamp pengungsi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Sejak 25 Agustus lalu, lebih dari 600.000 minoritas Rohingya telah menyeberang ke Bangladesh karena aksi kekerasan Negara dan kelompok aktivis Buddha radikal. Militer Myanmar dituduh telah melakukan aksi pembunuhan, pemerkosaan dan pembakaran pembersihan etnis terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya.

Seorang ketua cabang cabang Jaringan Perempuan Arakan, mengatakan kepada Reuters, sekitar 10 warga Myanmar yang bekerja untuk badan bantuan Relief International (RI) yang berbasis di AS dan Inggris dipaksa untuk berbalik. Tadinya mereka ingin menyalurkan bantuan ke kota Meybon.

Menurut Reuters, para aktivis di kalangan mayoritas Buddha kini meningkatkan upaya untuk memisahkan umat Buddha dan Muslim. Mereka juga menyerukan kepada warga Rakhine agar tidak tidak berdagang dengan umat Islam.

PBB menyebut operasi militer di Myanmar itu sebagai “pembersihan etnis”. Namun Myanmar menolak sebagian besar tuduhan dan mengatakan kasus di Rakhine hanya dibesar-besarkan media.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Demonstran Buddha Halang-Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Pengiriman bantuan makanan kepada umat Islam di Meybon sering tertunda dan hanya diperbolehkan setelah diperiksa oleh perwakilan komunitas Buddhis radikal.

“Kelompok Relief International mencoba pergi ke kamp, tetapi penduduk setempat menghalangi jalannya,” kata Tin Shwe. Dia menambahkan, para pekerja bantuan tersebut akhirnya kembali ke kantor mereka setelah insiden itu.

Pemimpin komunitas Buddhis tadikal di Rakhine menuduh badan-badan internasional dan LSM mendukung Rohingya.

Pekerja bantuan dan staf PBB mengatakan kepada Reuters bahwa mereka khawatir pemaksaan seperti itu dapat memicu pengungsian lebih lanjut dari Rakhine. Banyak warga Rohingya yang sudah mengungsi ke Malaysia dan Thailand.

Insiden hari Rabu adalah contoh terbaru dari berbagai rintangan yang dihadapi organisasi kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine, kata Pierre Peron, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA).

“Tentu saja kita menghormati bahwa setiap kelompok harus dapat menggunakan hak kebebasan berbicara dan berkumpul dengan damai, namun fakta di sini adalah bahwa bantuan diblokir. Padahal bantuan itu untuk menyelamatkan nyawa orang yang rentan yang sangat membutuhkannya, termasuk anak-anak dan orang-orang tua,” kata Pierre dikutip DW.DE.

Baca: Ekstremis Buddha Demo Tolak Bantuan untuk Umat Islam Rohingya

Sekitar 3.000 warga Muslim berada di sebuah kamp pengungsi untuk orang-orang terlantar di Meybon sejak kekerasan komunal menyapu Rakhine tahun 2012.

Khin Thein,  mengatakan bahwa kelompoknya bergabung dalam demonstrasi memblokir bantuan itu setelah pihak berwenang memberi tahu masyarakat bahwa LSM tersebut akan memberikan pendidikan tentang kekerasan berbasis gender, kebersihan dan sanitasi kepada umat Islam.

“Mereka punya makanan, mereka punya tempat untuk tinggal,” katanya kepada Reuters.

“Kami tidak dapat menerima hal-hal berlebihan ini untuk mereka. Kami tidak akan membiarkan mereka melewati kota kami. Kami mencurigai mereka. Kami tidak mempercayai orang asing, orang internasional,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:badan internasionalBangladeshBuddhaBuddha Radikalgenosidakamp pengungsi RakhineKoordinasi Urusan Kemanusiaan PBBLSMmuslim RohingyamyanmarOCHApembersihan etnispemerkosaanPengungsi RohingyaRelief InternationalRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Rohingya di Bangladesh Mencapai 604.000
Tulisan selanjutnya Anggota Parlemen Israel Diizinkan Masuki Tempat Suci Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?