Hidayatullah.com—Komunitas Yahudi Turki dijamu oleh Konsul Jenderal Hungaria di Istanbul Balaz Hendrich, hari Rabu malam lalu dalam rangka memperingati International Holocaust Remembrance Day, lapor Today’s Zaman Kamis (28/1/2016).
Perayaan sederhana namun penuh keakraban itu digelar di Schneidertemple Art Gallery, sebuah sinagog yang diubah menjadi tempat pameran seni pada tahun 1998. Meskipun hadirin yang datang tidak melebihi seratus orang, penjagaan keamanan terlihat sangat ketat. Penyanyi wanita kontralto Judit Rajk, pemain obo Bela Horvath dan pianis Dora Petery memainkan lagu-lagu rakyat Yahudi, disamping musik klasik karya komposer dunia seperti Bach dan Handel.
Saat perayaan itu, pemimpin komunitas Yahudi di Turki Ishak Ibrahimzadeh kepada tamu undangan menjelaskan bahwa dalam kepercayaan Yahudi menyanyi adalah bagian penting dalam perayaan itu sebagai ekspresi kesedihan. “Di hari yang paling membahagiakan dalam kehidupan kita ada musik, dan di hari-hari yang paling getir dalam kehidupan kita juga ada musik. Musik merupakan penggerak jiwa,” kata tokoh Yahudi Turki itu.
“Apakah kita mengharapkan iba bagi orang-orang Yahudi? Tentu tidak, sebab begitu kita melahirkan iba kita berarti melahirkan seseorang yang bersalah,” kata Ibrahimzadeh. “Kita tidak ingin ada orang yang meresa bersalah.”
Sebelumnya pada hari yang sama, sebuah perayaan besar digelar di ibukota Turki, Ankara, dengan dihadiri oleh Menteri Urusan Uni Eropa Volkan Bozkir. Kepala rabi Yahudi Turki Ishak Haleva dan Dubes Amerika Serikat John Bass juga hadir dalam peringatan Holocaust setiap tanggal 27 Januari itu, yang sejak 2011 digelar secara resmi oleh pemerintah Turki. [Baca juga: Menteri UE Turki Mengenang Holocaust Bersama Kepala Rabi Yahudi]
Presiden Recep Tayyip Erdogan menerima perwakilan Komunitas Yahudi Turki, termasuk kepala rabi Izak (Ishak) Haleva, Presiden Komunitas Yahudi Turki Ishak Ibrahimzadeh dan Presiden Kehormatan Komunitas Yahudi Turki Bensiyon Pinto di Mabeyn Mansion di Istana Yildiz, tulis laporan di situs resmi Kantor Keperesiden Turki hari Jumat (8/1/2016).
Dalam pertemuan itu Haleva menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Erdogan atas langkah-langkah positif yang diambil beberapa tahun belakangan perihal hak-hak beragama masyarakat di Turki.*