Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Tewas dalam Penembakan di Klub Malam Gay, Obama: Pembunuhan Brutal Orang Tak Bersalah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2016 12:16 12:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2016 11:09
Bagikan
Klub gay Pulse, dan Omar Mateen (inzet) yang senang selfie.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut serangan atas sebuah klub malam kaum homoseksual di Orlando, Florida, sebagai tindakan teror dan pembunuhan brutal yang mematikan puluhan orang tak bersalah.

Rakyat Amerika bersatu dalam “duka, kemarahan dan tekad untuk membela bangsa kita,” kata Presiden AS itu.

Omar Mateen, 29, menewaskan 50 orang dan melukai 53 orang lainnya di klub malam kaum gay Pulse sebelum akhirnya dia ditembak mati oleh polisi.

Serangan hari Minggu pagi (12/6/2016) itu merupakan aksi penembakan massal paling buruk dalam sejarah Amerika Serikat, tulis BBC.

Sejauh ini delapan orang korban telah berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Edward Sotomayor Jr, Stanley Almodovar III, Luis Omar Ocasio-Capo, Juan Ramon Guerrero, Eric Ivan Ortiz-Rivera, Peter O Gonzalez-Cruz, Luis S Vielma dan Kimberly Morris. Dari nama-nama korban sepertinya klub gay itu banyak dikunjungi orang-orang keturunan Amerika Latin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Obama mengatakan “pembunuhan brutal atas puluhan orang tak bersalah” itu merupakan peringatan lebih lanjut betapa mudahnya untuk mendapatkan senjata mematikan di AS dan menembak orang.

“Kita harus memutuskan apakah seperti itu negara yang kita inginkan,” kata Obama yang mendukung diberlakukannya undang-undang kepemilikan senjata api lebih ketat.

Lebih lanjut Presiden AS itu mengatakan bahwa hari itu adalah hari yang menyedihkan bagi komunitas LGBT, dan serangan terhadap orang Amerika siapapun berarti serangan terhadap seluruh rakyat.

Obama memerintahkan agar bendera setengah tiang dikibarkan di gedung-gedung pemerintah federal sampai hari Kamis petang mendatang.

Mateen adalah seorang warganegara Amerika Serikat keturunan Afghanistan. Dia dilahirkan di New York dan tinggal di Florida. Mateen tidak tercatat dalam daftar orang-orang yang harus diawasi terkait terorisme.

Sejumlah pejabat mengungkap bahwa FBI pernah dua kali menanyainya pada 2013-2014 setelah dia membuat “pernyataan yang membuat orang marah” terhadap seorang rekannya. Namun, petugas kemudian menutup kasus itu.

Diketahui kemudian Mateen membeli sejumlah senjata api secara legal beberapa hari lalu.

Mateen bekerja untuk perusahaan sekuriti G4S, perusahaan sekuriti yang dikenal sebagai pendukung Zionis. Pihak perusahaan mengatakan dia telah bekerja untuk G4S selama 9 tahun dan membawa senjata api adalah bagian dari pekerjaannya.

Bekas istrinya mengatakan kepada Washington Post bahwa Mateen adalah pria yang “tidak stabil” dan bertemperamen kasar. Semasa pernikahan itu, yang hanya bertahan seumur jagung alias tidak lama, wanita itu mengaku mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bahaya Meninggalkan Muhasabah (2)
Tulisan selanjutnya Pemimpin Church of England Ingin Inggris Tetap Menjadi Anggota Uni Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah

Berita
12 September 2026 09:43
Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi

Terbaru

  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan
  • Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga
  • Para Pemimpin Libanon, Prancis dan Yordania akan Bahas Masalah Militer Libanon di Paris
  • Maroko dan Zionis ‘Israel’ Sepakat untuk Buka Kedubes di Masing-Masing Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?