Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vonis Penjara untuk Dua Pria Inggris yang Mengikat Daging Babi di Pintu Masjid Bristol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2016 07:31 7:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2016 07:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua orang pria dijatuhi hukuman penjara dan dua wanita diberi penangguhan hukuman, setelah mereka mengikat daging babi di gagang pintu sebuah masjid di Bristol.

Dalam peristiwa yang terjadi 17 Januari 2016 itu, sekelompok orang meneriakkan celaan rasial terhadap jamaah masjid dan mengikatkan bendera St. George di pagar Masjid Jamia.

Kevin Crehan, 34, warga Knowle, divonis penjara 12 bulan dan Mark Bennett, 48, warga Patchway, dibui 9 bulan.

Keduanya mengakui pelanggaran terhadap ketertiban umum dengan motif agama.

Dalam persidangan di Bristol Crown Court, Alison Bennett, wanita berusia 46 tahun istri dari Mark Bennett, divonis 6 bulan penjara dengan masa penangguhan 2 tahun. Sementara Angelina Swales, 31, warga Brislington, diganjar 4 bulan penjara dengan penangguhan 2 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua wanita itu juga mengakui pelanggaran yang dilakukannya terhadap masjid di Totterown itu.

Keempat terpidana juga dijatuhi hukuman berupa larangan mendekati daerah radius 100 meter dari masjid manapun yang berada di wilayah England atau Wales selama 10 tahun ke depan.

Inspektur Nigel Colson dari Kepolisian Avon dan Somerset memuji tindakan warga dalam merespon peristiwa itu.

“Cara warga setempat yang bersama-sama memberikan dukungan penuh kepada masjid itu membuat saya bangga menjadi bagian dari Bristol,” kata Colson, seraya menambahkan bahwa kejahatan karena kebencian dalam bentuk apapun tidak bisa ditoleransi.

“Seluruh anggota masyarakat kita memiliki hak untuk hidup dan beribadah dengan tenang tanpa rasa takut karena menjadi target dengan alasan ras atau agama mereka,” kata Colson.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biarawati Katolik Bantu Sembunyikan Uang Hasil Korupsi Eks Menteri PU Argentina
Tulisan selanjutnya Usai Muktamar Wahdah Islamiyah Ingin Kembangkan Kontribusi di Jawa dan Sumatera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Berita
1 Oktober 2026 15:47
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?