Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PRT Hong Kong Menuntut Tugas Membersihkan Jendela di Bangunan Tinggi Dilarang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 September 2016 22:03 10:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 September 2016 22:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pembantu rumah tangga (PRT) turun ke jalan-jalan di Hong Kong guna menuntut agar tugas membersihkan jendela di bangunan tinggi dilarang.

Aksi unjuk rasa itu digelar menyusul kematian sejumlah PRT beberapa bulan belakangan.

Mereka juga menuntut kenaikan upah, pembatasan jam kerja dan akomondasi yang lebih baik.

Dilansir BBC Ahad (4/9/2016), Eman Villanueva, juru bicara Asian Migrants Co-ordinating Body, kepada South China Morning Post berkata, “Kami harap tuntutan-tuntutan kami akan dipenuhi.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tidak ada alasan untuk menolak tuntutan-tuntutan itu kecuali ini sebuah pemerintahan anti-imigran,” imbuhnya.

Awal bulan lalu, seorang PRT berusia 35 tahun asal Filipina jatuh dan tewas saat membersihkan jendela-jendela di flat tempat tinggal majikannya. Sedikitnya empat orang PRT lainnya dikabarkan tewas tahun ini akibat kecelakaan kerja atau bunuh diri.

“Membersihkan jendela dari luar bukan kewajiban seorang PRT. Itu adalah tanggung jawab pengelola gedung,” kata Villanueva yang juga seorang PRT asal Filipina.

“Untuk melakukan pekerjaan semacam itu diperlukan pelatihan dan peralatan keselamatan yang benar dan memadai,” imbuhnya.

Demonstran juga menyeru agar upah minimum PRT asing naik menjadi HK$5.000 (sekitar 8,46 juta rupiah) sebulan.

Upah minimum saat ini HK$4.210 (sekitar 7,13 juta rupiah) ditambah majikan berkewajiban menyediakan akomodasi layak, makanan gratis atau uang makan.

South China Morning Post mengutip organisasi nirlaba Justice Centre mengatakan rata-rata PRT di Hong Kong bekerja hampir 12 jam sehari dan hampir 40% dari mereka tidak mendapatkan kamar sendiri.

Villanueva mengatakan ada PRT yang tinggal di “kotak-kotak” seperti “kandang anjing”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kloter 74 Embarkasi Solo Puncaki Pemberangkatan ke Tanah Suci
Tulisan selanjutnya Turki Kirim Tank Tambahan ke Suriah untuk Lawan ISIS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?