Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anjem Choudary Dipenjara karena Mendorong Orang Dukung ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 September 2016 10:57 10:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 September 2016 10:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Inggris menghukum dai Anjem Choudary penjara lima setengah tahun karena mengajak orang untuk mendukung kelompok bersenjata ISIS alias Daesh.
Choudary, 49, hari Selasa (6/9/2016) dihukum di Pengadilan Old Bailey London atas dakwaan menggunakan media online guna menyampaikan ceramah dan pesan berisi dorongan untuk ISIS alias ISIL.
Sejak 2014 ISIS dinyatakan sebagai kelompok teroris di Inggris, sehingga siapa saja yang menyerukan duungan terhadap kelompok itu dapat dijerat dakwaan pidana dengan ancaman hukuman sampai 10 tahun.
Choudary, warganegara Inggris kelahiran London, terlibat masalah tahun 2014 setelah namanya muncul dalam baiat yang memproklamirkan legitimasi “Negara Islam”.
Choudary mengatakan janji setia itu dibuat tanpa sepengetahuannya.
Para pendukung dai itu dan Mohammed Mizanur Rahman –terdakwa lain yang dikenai tuduhan sama– meneriakkan “Allahuakbar” dari balkon publik di ruang sidang ketika hakim mengumumkan putusannya, lapor Aljazeera.
Menurut persidangan, kedua terdakwa menggunakan ceramah-ceramahnya untuk menyerukan dukungan kepada ISIL yang mengumumkan seorang khalifahnya pada musim panas 2014.
Hakim Timothy Holroyde yang menggambarkan Choudary sebagai orang “keji dan berbahaya” mengatakan bahwa dai keturunan imigran itu tidak menunjukkan penyesalan.
Muncul di persidangan dengan berjubah putih, Choudary tidak menunjukkan emosi ketika vonis dibacakan.
Choudary adalah mantan ketua organisasi Islam4UK atau Al-Muhajiroun, yang sekarang sudah dinyatakan terlarang di Inggris.
Sebelumnya Kepolisian Inggris mengatakan kelompok itu dicurigai berada dibalik serangan bom di London tahun 2005. Sementara Michael Adebolajo, seorang bekas penganut Kristen baru memeluk Islam yang menggorok mati tentara Inggris Lee Rigby di jalanan di kota London pada 2013, pernah mengikuti aksi unjuk rasa yang digelar oleh Choudary.
Kelompok tersebut, yang salah satu pendirinya adalah tokoh Muslim di Inggris kelahiran Suriah Omar Bakri Muhammad, menyeru diberlakukannya hukum syariah di kerajaan tersebut. Pengaruh kelompok itu menginspirasi pembentukan organisasi Islam serupa di negara Eropa antara lain Belgia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Helikopter Bashar al Assad Jatuhkan Gas Klorin ke Aleppo
Tulisan selanjutnya Pengadilan di Korsika Kukuhkan Larangan Burkini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?