Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Kristen di Melbourne Dituduh Sebarkan Ajaran di Pusat Penitipan Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2015 13:19 1:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2015 14:45
Bagikan
ACCESS Ministries adalah kelompok yang menyediakan pelajaran agama spesialis ke sejumlah sekolah
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok Kristen telah dituduh melakukan upaya penyebaran agama kepada anak-anak dibawah umur, setelah sebuah peraturan baru membatasi perannya di sekolah-sekolah dasar.

Kelompok Kristen antar denominasi, ACCESS Ministries adalah kelompok yang menyediakan pelajaran agama spesialis ke sejumlah sekolah.

Tapi awal tahun ini pemerintah negara bagian Victoria telah membatasi perannya dalam sistem pendidikan.

Kini siswa yang mendaftar program ini harus melakukan pelajaran agama sebelum atau sesudah jam sekolah, atau saat makan siang.

Bagaimana cara agama diajarkan di sekolah-sekolah dasar di Victoria dirombak, setelah adanya laporan yang menemukan ACCESS Ministries telah melanggar pedoman pengajaran Departemen Pendidikan Australia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kini, organisasi menawarkan kelas di sebuah TK di Melbourne tenggara.

Lara Wood, Direktur Eksekutif dari lembaga yang mengawasi pelajaran agama di sekolah mengatakan organisasi tersebut kini menargetkan anak-anak berumur tiga tahun.

“Mereka berencana untuk memindahkan indoktrinasi mereka ke pusat penitipan anak dan taman kanak-kanak, sebagai misi baru,” katanya. “Mereka tidak lagi diizinkan untuk menggunakan sekolah untuk melakukan itu,” ujarnya dikutip Radio ABC.

Sementara Rob Ward, juru bicara ACCESS Ministries mengatakan organisasinya tidak melakukan sesuatu yang salah.

“Orangtua yang meminta dan pusat penitipan anak memberikan tanggapan dari permintaan para orang tua,” ujarnya.

Menteri dari Departemen Keluarga dan Anak di negara bagian Victoria, Jenny Mikakos mengatakan pusat penitipan anak tidak dijalankan oleh pemerintah dan belum ada laporan kekhawatiran dari para orang tua yang pernah disampaikan kepadanya.

Setiap keputusan untuk menawarkan pendidikan agama sebagai bagian dari layanan penitipan anak adalah keputusan masing-masing dan dari orang tua anak-anak yang ingin adanya pelayanan tersebut,” kata Mikakos.

“Pusat penitipan anak perlu memberitahu soal apa saja yang mereka tawarkan,” tambahnya. “Ini dapat membantu orangtua dalam mengambil keputusan yang terbaik bagi pendidikan dan perawatan anak-anak mereka sedini mungkin,” ujarnya.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ACCESS MinistriesagamaAustraliakristenkristenisasipenitipan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senator Asal Aceh Surati Jokowi terkait Zakat Pengurang Pajak
Tulisan selanjutnya tanah Kenalilah Asalmu, Wahai Manusia! (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?