Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kunjungi Anggota Dewan Oklahoma, Mahasiswa Muslim Ditanya ‘Apakah Anda Memukul Istri?’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Maret 2017 12:39 12:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Maret 2017 12:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mahasiswa-mahasiswa Muslim yang mengunjungi kantor anggota dewan negara bagian Oklahoma, Amerika Serikat, diwajibkan mengisi formulir yang menanyakan apakah mereka memukul istrinya, serta pertanyaan-pertanyaan lain yang menyinggung perasaan, kata sebuah kelompok advokasi Muslim.

Council on American-Islamic Relations (CAIR) menunjukkan formulir dua lembar yang diberikan oleh kantor John Bennett, anggota dewan dari Partai Republik. Formulir itu juga menanyakan apakah mereka berkeyakinan sesuai dengan Islam bahwa orang yang meninggalkan keimanannya harus dihukum dan apakah Muslim harus menjadi penguasa atas orang-orang non-Muslim.

Seorang staf Bennett membagikan formulir itu kepada para mahasiswa Muslim yang mengunjungi kantornya hari Kamis (2/3/2017), kata Adam Soltani, direktur eksekutif CAIR cabang Oklahoma. Formulir itu wajib diisi sebelum mereka diperbolehkan menemui Bennett, imbuh Soltani.

Mahasiswa-mahasiswa Muslim tersebut mengunjungi gedung parlemen Oklahoma dalam rangka kegiatan tahunan Muslim Day yang digelar CAIR, guna memperkenalkan warga kepada wakil rakyat yang duduk di dewan legislatif setempat, serta untuk lebih mendorong mereka terlibat dalam demokrasi, kata Soltani lewat sambungan telepon hari Sabtu (4/3/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam email konfirmasi kepada koran Tulsa World, Bennett mengatakan bahwa tiga mahasiswa Muslim yang mengunjungi kantornya hari Kamis lalu, sebagai bagian dari kegiatan Muslim Day di gedung dewan perwakilan setempat, memang diberikan daftar isian, berikut sejumlah hal lain, yang menayakan “apakah Anda memukul istri Anda?”

Anggota dewan Oklahoma itu mengatakan hukum Islam dan al-Qur`an memperbolehkan Muslim untuk memukuli istri, meskipun “ini bukan berarti pasti semua Muslim memukul istrinya,” tulis Bennett dalam emailnya seperti dilaporkan Tulsa World.

Walaupun sudah berulang kali dimintai komentar perihal laporan itu, Bennett dan Partai Republik Oklahoma tidak bersedia menanggapi, tulis Reuters.

Para mahasiswa yang mendatangi kantor bekas anggota marinir AS itu diberitahu bahwa dia sedang keluar kantor dan mereka tidak pernah berbicara dengan wakil rakyat itu, kata Soltani.

“Hal yang paling membuat geram adalah pertanyaan-pertanyaan itu, dan fakta bahwa Muslim harus lebih dulu lulus tes keagamaan untuk bertemu dengan wakil rakyat di daerah kami. Pastinya dia tidak melakukan hal tersebut terhadap konstituen-konstituennya yang beragama Kristen atau Yahudi,” kata Soltani.

Ini bukan pertama kalinya Bennett menerima kritikan perihal pernyataan atau sikapnya terhadap Muslim.

Dalam pidato tahun 2004, pensiunan marinir yang menjadi politisi itu mengatakan bahwa dia sudah pernah membaca al-Qur`an dan hadits-hadists Nabi Muhammad, dan itu “90 persen isinya kekerasan.”

“Jika saya disebut sebagai seorang islamofobi dan berbicara kebenaran tentang Islam, maka Anda betul sekali,” kata Bennett dalam pidato itu, yang rekamannya dimiliki oleh koran Tulsa World.

Kepala di lembaran formilir tersebut menyebutkan bahwa itu adalah daftar isian dari ACT for America, sebuah organisasi nasional yang disebut oleh Southern Poverty Law Center sebagai kelompok akar rumput anti-Muslim terbesar di Amerika Serikat.

Perwakilan cabang dari organisasi itu di Oklahoma tidak bersedia menjawab email yang dikirim untuk meminta komentarnya, tulis Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelajar Kota Padang Wajib Didikan Subuh dan Wirid
Tulisan selanjutnya Kurun 2 Tahun Perusahaan Turki di Serbia Bertambah 3 Kali Lipat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?