Hidayatullah.com–Pegunungan yang berada di wilayah Denizli Turki didapati lapisan “es perawan” di puncaknya. Yakni lapisan yang jarang terjamah oleh tangan manusia. Para penduduk setempat pun memanfaatkan es itu sebagai menu untuk berbuka puasa, sebagaimana dilansri oleh Turk Post pekan ini.
Sebagaimana yang terjadi, bahwa di kota Denizli suhu udara naik, hal ini mendorong para penduduk untuk naik ke atas gunung dan mengambil lapisan es untuk dimanfaatkan sebagai minuman berbuka puasa, meski mereka harus menaiki gunung yang tingginya mencapai 2300 meter dari permukaan laut.
Penduduk mencampur es dari gunung yang memiliki nama Qarji itu dengan jus dan buah-buahan, termasuk anggur, ceri dan delima.
Minuman dingin yang berasal dari es puncak gunung tersebut biasa dijual di depan masjid-masjid seharga satu atau dua lira Turki yang nilainya 0,3 atau 0,5 dolar Amerika.
Mendaki Gunung Saat Berpuasa
Jumlk adalah salah satu dari mereka yang memilih mencari nafkah dengan menjual minuman dingin yang berasal dari es gunung Qarji itu.
Meski dalam keadaan puasa, Jumlk mengambil bongkahan es yang berada di ketinggian gunung tersebut, dengan gergaji yang ia miliki. Bongkahan itu pun ia “gendong” untuk di bawah ke rumah sebelum dicampur dengan jus dan buah-buahan, yang bakal di jual di depan masjid-masjid ketika berbuka dan shalat tarawih.
Jumlk rela melakukan hal tersebut demi menafkahi keluarganya, hingga ia pun harus berjalan berkilo-kilo untuk memperoleh es yang berada di atas pegungan terjal, dimana ia telah menjalani profesi ini selama 20 tahun.*