Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Temui Korban Pelanggaran Seksual Pastur Katolik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2008 10:01
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com–Paus Benediktus XVI telah bertemu dengan korban kekerasan seksual anak yang melibatkan pastor Katolik dalam kunjungannya ke Australia.

Paus Benediktus XVI telah bertemu dengan korban kekerasan seksual anak yang melibatkan pastor Katolik dalam kunjungannya ke Australia.

Jurubicara Kepausan, Pastor Frederico Lombardi, mengatakan Paus ingin memperlihatkan keprihatinannya atas penderitaan mereka.

Namun salah satu kelompok korban utama, Broken Rites, menyatakan Paus tidak bertemu dengan para korban dan kembali mengungkapkan keluhan atas Gereja Katolik.

Pertemuan Paus dengan 4 orang korban berlangsung 2 hari setelah Paus mengungkapkan permintaan maaf atas kekerasan seksual pastor Katolik di Sydney.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

"Berkaitan dengan kekerasan oleh pastor, Paus Benekditus XVI pada Hari Senin memimpin kebaktian dengan sekelompok perwakilan dari korban kekerasan seksual," kata Pastor Lombardi.

Menutup kunjungan         

Kunjungan Paus bersamaan dengan pertemuan Pemuda Katolik Dunia.  Paus yang berusia 81 tahun ini bertemu dengan 2 perempuan dan 2 pria yang menjadi korban kekerasan seksual di sebuah kapel di Katedral St. Mary, Sydney.

"Paus mendengar cerita mereka dan menghibur mereka. Paus kemudian menenangkan mereka dan berjanji akan terus berdoa untuk mereka, untuk keluarga mereka, dan untuk semua korban," tambah Pastor Lombardi.

Broken Rites tidak diajak berbicara menjelang pertemuan Paus dengan para korban, yang tidak dijadwalkan itu.

Jurubicara Broken Rites, Chris MacIsaac, mengatakan kepada BBC, bahwa kelompok mereka merasa langkah Paus itu tidak mencerminkan rekonsiliasi.

Sejumlah korban menuduh Gereja Katolik Australia mengelak dari pemberian ganti rugi dan berupaya menutu-nutupi kasus kekerasan seksual itu.

Pertemuan dengan 4 korban kekerasan seksual ini mengakhiri kunjungan Paus selama 9 hari ke Australia, yang berlangsung bersamaan dengan pertemuan Pemuda Katolik Dunia di Sydney.  [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilanda Krisis Baru Pasca Tukar Tawanan
Tulisan selanjutnya Mesir Tahan 39 Anggota Ikhwanul Muslimin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?