Hidayatullah.com—Putra almarhum Raja Arab Saudi, Raja Fahd Bin Abdulaziz mengajak umat Islam Islam di seluruh dunia menyelamatkan Masjid Al-Aqsha, tanah suci ketiga, yang telah dinodai penjajah Israel.
“Setiap Muslim wajib mendukung saudara kita di Palestina dan masjid suci Al-Aqsha, dengan cara masing-masing. Wahai bangsa Muhammad, tunjukkan pada mereka siapa kamu. Mengabaikan Al-Aqsha akan menjadi sesuatu yang hina dan Allah akan mempertanggungjawabkannya ke atas kita, “kata Pangeran Abdulaziz Bin Fahd dalam salah satu akun Twitter-nya dikutip Middle East Monitor (MEM), Selasa (25/07/2017).
Baca: Raja Salman Perintahkan Tangkap Seorang Pangeran yang Lakukan Kekerasan
Dalam satu lagi pernyataan yang ditulis ia juga mengatakan, “Hai bangsa Muhammad dan Allah, masjid suci ketiga di tawan penjahat, tidakkah ada orang bijak di antara kita? Mari kita pergi dan berjuang, kita akan menang dan menyelamatkannya, atau kita gagal tapi akan dimaafkan oleh Tuhan kita,” serunya.
Ia juga mengunggah sebuah video kunjungan almarhum Raja Fahd ke Gedung Putih, yang menekankan pentingnya mencari solusi tentang masalah Palestina dan memberi kemerdekaan kepada warga Palestina.
Dalam tulisan lain di akun Twitternya, utra Raja Arab Saudi, Abdul Aziz Bin Fahd, menyebut Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Mohammed Bin Zayed, jahat dan pengecut Komentar keras Pangeran Abdul Azis itu disampaikan melalui akun Twitter.
Baca: Raja Salman Beri Hadiah 1000 Keluarga Syuhada Palestina
Dia marah ketika melihat gambar ayahnya disandingkan dengan putra mahkota Abu Dhabi itu oleh seorang warga Emirat. Bin Fahd menyebut putra mahkota UEA adalah seorang penipu.
“Jangan meletakkan foto Anda di sebelah Raja Salman,” tulisnya di akun Twitter.
Dia menambahkan, “Bin Zayed berwajah setan hitam.”
Pangeran Abdul Azis menuduh para pejabat Abu Dhabi telah mengikuti jejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyesatkan dan menipu umat Islam.*