Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CIA dan Taliban Lakukan Pertemuan Rahasia di Kabul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2021 06:46 6:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2021 17:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Direktur CIA William J Burns mengadakan pertemuan rahasia dengan pemimpin de facto Taliban Abdul Ghani Baradar di Kabul pada Senin, menurut sebuah laporan media pada Selasa. Ini adalah pertemuan tatap muka tingkat tinggi pertama antara Taliban dan pemerintahan Biden sejak kelompok itu mengambil alih ibu kota Afghanistan, kata The Washington Post.

CIA tidak membuat pernyataan apa pun tentang pertemuan dengan Taliban itu, tetapi diskusi kedua pihak kemungkinan membahas perpanjangan batas waktu penarikan pasukan asing dari Afghanistan pada 31 Agustus, menurut laporan itu. Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, mengatakan kepada Sky News sebelumnya pada Senin bahwa jika AS mencari pembicaraan yang bertujuan untuk memperpanjang batas waktu, “jawabannya adalah tidak.”

“Itu akan menimbulkan ketidakpercayaan di antara kita. Jika mereka berniat melanjutkan pendudukan, itu akan memancing reaksi,” tutur Shaheen dikutip Anadolu.

Presiden AS Joe Biden telah membiarkan pintu Afghanistan terbuka setelah 31 Agustus, namun dia juga mengatakan pada Minggu bahwa dia berharap “kita tidak perlu memperpanjang, tetapi akan ada dialog” mengenai masalah tersebut. Topik tersebut diperkirakan muncul selama pertemuan virtual G7 pada Selasa, di mana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan mendorong Biden untuk perpanjangan dalam tenggat waktu yang ditentukan sendiri.

Gerakan Taliban menguasai Afghanistan setelah mengambil ibu kota Kabul pada 15 Agustus, memaksa presiden Afghanistan dan pejabat tinggi lainnya untuk meninggalkan negara itu. Perebutan kekuasaan yang tak terduga memicu kekacauan mereka yang ingin melarikan diri dari Afghanistan, termasuk warga sipil yang membantu tentara atau kelompok asing.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lahir pada 1968 di provinsi tengah Uruzgan, Mullah Abdul Ghani Baradar adalah salah satu dari empat pendiri Taliban. Dia terus menjabat sebagai wakil Akhundzada, dan juga kepala eksekutif kelompok itu yang bertanggung jawab atas urusan politik.

Sebagai komandan kedua dan pemimpin de facto Taliban, Baradar menandatangani kesepakatan damai dengan AS pada Februari tahun lalu atas nama kelompok itu dan mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan banyak pejabat dalam negosiasi perdamaian.

Dia menjabat sebagai kepala kantor politik Taliban di Doha, Qatar, sejak Januari 2019. Baradar menjadi pemimpin Taliban pertama yang melakukan percakapan telepon dengan Donald Trump pada 3 Maret 2020, sebagai bagian dari pembicaraan damai saat itu.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanCIATaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdullah Said KH Abdullah Said di Mata Pendiri dan Perintis Hidayatullah (5)
Tulisan selanjutnya Kecurangan dalam Muamalah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?