Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kolom

Arab Saudi CS Tambah Lagi Kelompok dalam “Daftar Hitam”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2017 14:26 2:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2017 14:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menambah sembilan entitas dan sembilan individu dalam ‘daftar hitam’ dengan tuduhan ada kaitan dengan Qatar yang terus dituduh mendukung terorisme, demikian menurut kantor Saudi Press Agency (SPA) yang dikelola pemerintah hari Selasa (25/07/2017).

Daftar tambahan itu termasuk kelompok dari Libya dan Yaman serta beberapa individu dari Doha, Sana’a dan Kuwait yang memiliki kaitan langsung dan tidak langsung dengan Pemerintah Qatar.

“Beberapa individu diduga berperan dalam mengumpulkan dana untuk mendukung milisi Jabhah Nusrah dan kelompok milisi pejuang lainnya di Suriah sementara sebagian lagi memberi kontribusi dan dukungan kepada al-Qaeda,” menurut laporan tersebut.

Baca: Aljazeera Tolak Usulan UEA Lakukan Restruktur Perusahaan

Sebelumnya, puluhan individu terdaftar setelah empat kekuatan besar Negara Arab itu memutuskan hubungan diplomatik dan menerapkan pembatasan atas Doha pada 5 Juni 2017 lalu.

Dalam perkembangan terkait, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dilaporkan gagal menyelesaikan krisis Qatar ketika melakukan kunjungan regional ke beberapa Negara Arab termasuk Riyadh dan Kuwait.

Baca Juga

Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
Waspada Akhir Zaman: Merebaknya Ulama Sū’
Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi
Burung ‘Al-Bukht’: Pasukan yang Diutus Allah untuk Membersihkan Bangkai Ya’juj dan Ma’juj

Menteri Luar Negeri UEA, Anwar Gargash menggambarkan upaya Erdogan tidak membawa pembaharuan karena tidak jelas apa yang telah dicapai dalam pertemuan bersama Pemerintah Saudi, Raja Salman dan Putera Mahkota, Mohammad bin Salman.

Baca: Mengapa Qatar Berbeda dari Negara Teluk Lain?

Namun ketika berkunjung ke Qatar, Erdogan telah bertemu Emir Tamin Hamad al Thani membahas upaya bersama untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, mengkaji kerjasama pertahanan dan ekonomi serta memuji usaha Kuwait sebagai mediator konflik tersebut.

Sebelum ini,  Arab Saudi bersama Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab memasukkan ulama Sunni, Syeikh Dr Yusuf al Qaradhawi, dalam daftar teroris bersama 58 orang dan 12 organisasi yang berbasis di Qatar.

Pada tanggal 22 Juni 2017, empat Negara Teluk pimpinan Saudi telah mengeluarkan 13 daftar permintaan kepada Qatar, termasuk desakan menutup Aljazeera, membatasi hubungan dengan Iran dan mengusir tentara Turki yang ditempatkan di negara tersebut, sebagai prasyarat untuk mencabut sanksi embargo.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudidaftar terordunia Islamekstrimismehubungan diplomatikKrisis Diplomasi QatarNegara telukQatarRabithah Ulama PalestinaSyeikh Yusuf al QaradhawiterorismeTV Aljazeera
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Shalat Isya’ di Sekitar Masjid al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Putra Raja Fahd Ajak Umat Islam Selamatkan Al Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Akhir ZamanKolom

Kendaraan Dajjal di Akhir Zaman

25 Maret 2026 20:00
Akhir ZamanKolom

70.000 Pengikut Dajjal dari Iran? Baca Hadits Berikut!

9 Maret 2026 22:00
Analisa Dunia IslamArtikel

Betulkah Gabung Board of Peace merupakan Tindakan Realistis?

4 Februari 2026 11:43
Analisa Dunia Islam

Masjid Dikepung, Ulama Dipenjara: Jejak Panjang Diskriminasi di Tajikistan

22 Juli 2025 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?