Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Revolusioner Tunisia Mulai Sebarkan Budaya Islam

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 Mei 2011 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kantor berita Mehr melaporkan, Ghadah al-Gharbi bin Jaddo, Ketua dan pendiri Komunitas Perempuan Tunisia mengatakan, setelah kebangkitan rakyat, gerakan kelompok Islam di Tunisia bekerja keras untuk memperkenalkan budaya Islam kepada rakyat dan kaum hawa di negara ini selain juga berupaya mengikis budaya Barat yang tidak etis.

Seraya menjelaskan bahwa kubu Islam harus melewati jalan yang panjang untuk mewujudkan semua tuntutannya, Bin Jaddo menambahkan, dengan revolusi, rakyat Tunisia berhasil mewujudkan sebagian tuntutan mereka. Akan tetapi rakyat harus tetap berjuang untuk mencapai semua yang diharapkan.

Sementara itu, Aminah al-Zawari, Wakil Ketua Komunitas Peningkatan Sumber Daya Wanita Tunisia mengatakan, setelah revolusi sebagian hal yang dituntut oleh rakyat berhasil dicapai termasuk di antaranya pembebasan mereka yang ditangkap oleh rezim Ben Ali, juga kebebasan politik, pembentukan komunitas-komunitas kerakyatan dan keagamaan serta kebebasan bekerja bagi para pemuda. Selain itu, masih ada banyak tuntutan lain yang belum terwujud.

Sebagaimana diketahui, Bin Ali dikenal dekat dengan Amerika dan Israel. Selama berkuasa, kegiatan Islam banyak dilarang dan dihalang-halangi. Muslimah juga dilarang mengenakan jilbab di tempat umum.

Negara dengan penduduk mayoritas Islam di Afrika Utara ini memasuki babak baru ketika 14 Januari 2011, mengalami sebuah revolusi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden Zainal Abidin Bin Ali yang telah memimpin Tunisia selama 23 tahun, turut mempersulit kehidupan beribadah umat Islam.

Sepekan setelah besi Ben Ali jatuh, umat Islam merayakan shalat Jumat di masjid-masjid seantero Tunisia.

Sebab, biasanya, setiap imam atau khatib shalat Jumat dalam khutbahnya harus selalu menyanjung nama Bin Ali dalam doa. Tak hanya itu, masjid juga harus dipantau oleh polisi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratetunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Tingkatkan Pembicaraan Damai dengan Taliban
Tulisan selanjutnya Inggris: Qadhafi Bisa Diperlakukan Sama Seperti Usamah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?