Hidayatullah.com–Angkatan Bersenjata Israel telah memperingatkan konsekuensi serius dari langkah AS untuk mengurangi dana bantuan bagi Otoritas Palestina dan Badan Bantuan Sosial dan Pekerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) untuk pengungsi Palestina.
Angkatan Bersenjata dan badan keamanan Israel khawatir pengurangan bantuan AS akan “merusak koordinasi keamanan” dengan Otoritas Palestina , harian Israel Haaretz melaporkan pada hari Ahad (28/01/2018) seperti dikutip Anadolu Agency pada hari yang sama.
Dalam sebuah laporan kepada pemerintah Israel, angkatan bersenjata Israel memperingatkan bahwa tanpa bantuan keuangan AS, Otoritas Palestina “akan kesulitan untuk mempertahankan kemampuan pasukan keamanannya dan keinginannya untuk terus berkoordinasi dengan Israel.”
Baca: Washington: Dana Pengungsi Palestina $65 Juta Ditahan bukan untuk Menghukum
Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya menahan bantuan sebesar $ 65 juta ke Palestina “untuk pertimbangan lebih lanjut”.
Pengurangan dana itu dilakukan sebulan setelah Presiden Donald Trump memicu kecaman internasional karena secara resmi mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel.
Berdasarkan Perjanjian Perdamaian Oslo yang ditandatangani antara Palestine Liberation Organization (Organisasi Pembebasan Palestina/PLO) dan Israel pada tahun 1993, kedua belah pihak berkoordinasi untuk mencegah serangan terhadap Israel.*/Abd Musthofa