Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dalam perundingan damai Libya yang diadakan di Republik Sudan Selatan meminta pihak berwenang Mesir untuk mendukung upayanya mencapai perundingan perdamaian dengan pasukan oposisi. Ini telah menekankan komitmennya untuk mempertahankan semua institusi negara sampai pemilihan presiden diadakan.
Dilansir dari Middle East Monitor, Menteri Urusan Kabinet, Martin Elia Lomoro, mengatakan bahwa pemerintah Sudan Selatan berharap agar Mesir mendukung perundingan perdamaian negara tersebut dengan angkatan bersenjata oposisi, menekankan keinginan pemerintahnya untuk mencapai perdamaian dan pembangunan nasional.
Ucapan Lomoro muncul dalam pertemuannya kemarin dengan menteri luar negeri Mesir, Sameh Shoukry.
Shoukry meluncurkan tur Afrika-nya kemarin yang dimulai dengan mengunjungi ibu kota Sudan Selatan Juba, diikuti oleh kunjungan ke Kenya kemarin malam. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong diakhirinya perang saudara di negara tersebut dan memberikan bantuan dalam bidang kesehatan dan pendidikan nasional.
Baca: Mesir, Ethiopia, Sudan Sepakati Pembagian Air Sungai Nil
Menurut sebuah pernyataan oleh kementerian luar negeri Mesir, Lamoro telah menyatakan aspirasi negaranya untuk mendapatkan dukungan pemerintah Mesir dalam perundingan damai dengan oposisi untuk mencapai stabilitas di Juba sampai pemilihan dimulai, yang belum diputuskan.
Sudan Selatan memasuki tahun kelima pertempuran dan konflik, yang menyebabkan puluhan ribu orang terbunuh dan jutaan orang mengungsi, tidak menunjukkan tanda berakhirnya.*/Sirajuddin Muslim