Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vatikan Terima Pengunduran Diri Uskup Irlandia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Maret 2010 14:09
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Vatikan telah menerima pengunduran diri Uskup Irlandia yang dituduh salah urus kasus pastor pedofil di Keuskupannya.

Uskup John Magee dari Cloyne, yang sebelumnya berdinas sebagai sekretaris untuk tiga Paus, berhenti dari tugas-tugas administratif setahun lalu. Ia mengajukan pengunduran diri kepada Paus Benediktus awal bulan ini.

Magee yang berusia 73 tahun dituduh dalam sebuah laporan pemerintah Irlandia 2009, salah urus kasus dua pastor Cloyne yang dituduh melakukan pelecehan seksual.

Dalam pernyataan Rabu, Magee minta maaf “kepada mereka yang saya kecewakan …lewat kekhilafan.” Ia juga minta diampuni.

Laporan Pemerintah Irlandia yang menuduh Magee itu diterbitkan November dan menuduh Gereja secara teratur menutup-nutupi kasus-kasus pelecehan seksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Empat Uskup Irlandia yang sedang diselidiki secara resmi karena salah urus kasus pelecehan seksual, juga mengajukan pengunduran diri mereka.

Hanya Minta Maaf

Sebelumnya, Paus Benediktus secara resmi mengirim surat permintaan maaf minggu lalu kepada warga Irlandia atas kasus skandal seks yang melibatkan kalangan gereja.

Surat pastoral setebal delapan halaman yang khusus menyinggung masalah skandal dan krisis di gereja Irlandia itu, menerobos tabu di lingkungan Vatikan. Selama ini, surat semacam itu dikategorikan sebagai surat rahasia, yang hanya boleh dilihat oleh mata para uskup.

Walaupun Paus menulis surat itu dengan setulus hati, namun banyak pihak–terutama korban dan keluarganya–merasa tidak puas. Banyak hal tidak disinggung dalam surat tersebut.

Paus jelas menyebut skandal di gereja Irlandia sebagai “perbuatan dosa dan kriminal.” Tapi tidak menyinggung tentang sanksi bagi para pelakunya. Tidak juga sanksi bagi 28 uskup Irlandia yang memimpin gereja. Dan tidak pula melaporkan mereka kepada polisi.

Dia menyerukan pemulihan, perbaikan, dan pembaruan dalam gereja Irlandia. Tapi resep penyembuhannya, hanyalah lebih banyak berdoa.

Surat permintaan maaf Paus Benediktus XVI itu ditujukan khusus hanya kepada umat Katolik di Irlandia. Padahal, pelanggaran seks yang dilakukan oleh para rohaniwan bertebaran di seluruh dunia.

“Saya menilainya sebagai penipuan, karena kita tahu bahwa ini adalah masalah global dan sistemik yang terjadi di gereja seluruh dunia,” kata Colm O’Gorman, salah seorang pendiri perkumpulan para korban, yang ketika remaja juga pernah mengalami pelecehan seksual oleh seorang pastor di Irlandia pada awal tahun 1980-an. [voanews/hid/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Surabaya Tetap Menolak Konferensi Gay dan Lesbian
Tulisan selanjutnya Yusri Ihza: UU Penodaan Agama Harus Dipertahankan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?