Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump Usul Pengedar Narkoba Dihukum Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2018 08:25 8:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2018 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin mengeksekusi para pengedar narkoba dalam rancangan kebijakannya guna mengatasi kecanduan barang terlarang itu. Dia juga akan meminta Kongres AS agar menurunkan kuantitas narkoba yang dijual yang menyebabkan orang bisa dijebloskan ke penjara.

Dalam proposal untuk memerangi kecanduan opioid yang dijadwalkan disampaikan di New Hampshire hari Senin (19/3/2018), Trump akan mengumumkan rencana eksekusi mati bagi para terpidana pengedar dan penyelundup narkoba jika peraturan perundangan yang berlaku sudah ada, kata Andrew Bremberg, direktur Dewan Kebijakan Dalam Negeri kepresidenan kepada para reporter, seperti dilansir DW..

Dalam proposal yang diajukan Trump, pengedar narkoba yang lolos dari hukuman mati akan menghadapi vonis penjara lebih berat.

Lebih dari 2,4 juta orang Amerika kecanduan opioid –jenis narkoba yang termasuk di dalamnya banyak beredar di jalanan, seperti heroin dan fentanyl– serta obat-obat keras resep dokter. Pada tahun 2016 sebanyak 42.000 orang tewas karena menggunakan narkoba, dan overdosis sudah menjadi penyebab kematian paling umum di kalangan warga Amerika berusia di bawah 50 tahun. Kunjungan ke rumah sakit berkaitan dengan masalah opioid naik 30 persen dari tahun 2016 ke 2017. Demikian menurut laporan Centers for Disease Control and Prevention awal bulan Maret.

Macam-macam opioid di antaranya heroin, buprenorphine, codeine, fentanyl, hydrocodone, hydromorphone, meperidine, methadone, morphine, oxycodone. Opioid dapat dibuat dari bahan alam seperti bubuk opium dari tanaman poppy (papaver somniferum) dan dari bahan sintetis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Trump ingin Departemen Kehakiman menyeret ke meja hijau para dokter, farmasi dan pembuat-pembuat opioid yang melanggar hukum. Dia juga mengusulkan agar resep dokter yang memberikan opiat dipangkas hingga sepertiga dalam kurun waktu tiga tahun, serta meningkatkan perawatan bagi para pecandu narkoba Dia mengusulkan diluncurkannya kampanye agar publik tahu dan waspada akan bahaya penyalahgunaan opioid.

Sebelumnya Trump sudah mengusulkan para pengedar narkoba dihukum mati. Dia bahkan memuji kebijakan perang melawan narkoba yang digencarkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

“Sejumlah negara memiliki hukuman yang sangat sangat berat –hukuman mati– dan, ngomong-ngomong, mereka memiliki masalah lebih sedikit dengan narkoba dibanding kita,” kata Trump dalam pertemuan di Gedung Putih soal epidemi opioid belum lama ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Facebook Dinilai Tak Adil, AILA Beralih ke Medsos Buatan dalam Negeri
Tulisan selanjutnya KAMMI Pangkalan Bun adakan Training Kepemimpinan untuk Mahasiswa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?