Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran bin Salman Sebut Wahhabisme Alat Melawan Uni Soviet atas Permintaan AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Maret 2018 11:40 11:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2018 23:37
Bagikan
Pangeran Mohammad bin Salman (31)
Bagikan

Hidayatullah.com–Putra Mahkota Saudi Mohammad  Bin Salman membuat pengakuan mengejutkan mengenai wahhabisme  dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Karen DeYoung dari Washington Post  minggu ini.

Dalam artikel yang dipublikasikan pada 22 Maret 2018, Putra Mahkota Arab Saudi itu mengatakan bahwa wahhabisme, secara luas dituduh sebagai sumber utama terorisme global, dulunya digunakan sebagai alat untuk melawan Soviet selama era Perang Dingin,  atas permintaan Amerika Serikat.

Pendanaan masjid dan madrasah-madrasah di luar negeri “berakar dalam Perang Dingin, ketika sekutu meminta Arab Saudi agar menggunakan sumber dayanya untuk mencegah menyusupnya Uni Soviet ke dalam negara-negara Muslim,” katanya.

Baca: Kemenangan ‘Islam Moderat’ di Saudi?

Menurut Salman, kemudian pemerintah Saudi “kehilangan jejak upaya itu,” dan saat ini “kita harus mendapatkannya kembali.”

Bin Salman menambahkan bahwa, saat ini, pendanaan itu sebagian besar datang dari “lembaga” di Saudi, bukan dari pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari ini, sebagian Muslim di dunia adalah Sunni. Meskipun Sunni terbagi menjadi beberapa madzhab, seperti Hanafi, Hanbali, Maliki dan Syafii, mereka dianggap sah dalam hukum Islam karena perbedaan mereka hanya dalam praktik keagamaan, bukan keyakinan.

Baca: Pangeran Bin Salman Temui Kelompok Lobi Yahudi AS

Sejak para pengikut wahhabisme  mengklaim bahwa mereka sedang mencoba memurnikan Islam. Gerakan yang dominan di Arab Saudi dan Qatar juga berkembang di  dunia Islam, dengan gerakan utama memurnikan tauhid.

Sejak diangkat sebagai putra mahkota,  Pangeran Muhammad bin Salman berambisi mengubah wajah kaku Islam di Arab Saudi dan kembali ke corak lebih “moderat”  istilah yang dianggap banyak orang mengarah pada gerakan liberal.

Diantaranya adalah kebijakan mengizinkan perempuan mengemudi, perempuan boleh menonton bola di stadium dan bolehnya bioskop dengan syarat-syarat tertentu.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiASPangeran Bin SalmanPerang DinginPutra MahkotaSalafisunnitauhidUni SovietwahabiWahhabisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musabaqah MIPA: Ciptakan Prestasi, Gali Potensi Diri
Tulisan selanjutnya Enam Warga Palestina Gugur dalam Long March ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?