Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bashar al-Assad Obral Diskon Hukuman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 April 2013 19:15 7:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2013 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Suriah Bashar al-Assad memberikan amnesti umum bagi para pelaku kriminal sebelum Selasa 16 April 2013, lapor kantor berita pemerintah SANA dikutip Al-Arabiya (16/4/2013).

“Presiden Assad telah mengeluarkan dekrit nomor 23, pemberian amnesti umum untuk tindak kriminal yang dilakukan sebelum 16 april 2013,” kata SANA.

Berdasarkan dekrit itu, hukuman mati “akan diganti dengan kerja berat seumur hidup,” imbuhnya.

Meskipun amnesti itu bersifat umum, sejumlah jenis kejahatan tidak mendapat diskon hukuman, seperti penyelundupan senjata dan narkoba. Tetapi mereka yang terbukti ikut bergabung dengan kelompok penentang pemerintah akan mendapatkan hukuman yang lebih ringan, hanya seperempat dari vonis seharusnya. Amnesti juga tidak berlaku bagi orang yang menghndari wajib militer.

Muaz Alkhatib pimpinan oposisi suriah mengatakan, amnesti itu akan terlihat positif jika para wanita dan anak-anak dibebaskan dari tahanan dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami menginginkan amnesti atas pelaku kejahatan dan pembebasan semua orang yang tidak bersalah, yang jumlahnya lebih dari 160.000.Yang paling penting dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Jika ini yang dilakukan, maka kami anggap itu sebagai upaya solusi yang diinginkan rakyat Suriah,” kata Alkhatib di laman Facebook-nya.

Sementara itu Rami Abdulrahman dari Syrian Observatory for Human Rights mengatakan amnesti tersebut tidak cukup, karena para tahanan politik tidak termasuk di dalamnya.

“Banyak orang akan bertanya apa bagusnya itu jika aktivis politik terus ditangkapi setiap hari,” kata Abdulrahman kepada Reuters.

Amnesti itu diumumkan menjelang peringatan berakhirnya penjajahan Prancis atas Suriah, yang memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 April 1946.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hubungan Palestina-Kuwait Mencair
Tulisan selanjutnya Belum Jelas Nasib Pengungsi Rohingya Setelah dari Jember

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan

Berita
25 Juli 2026 17:00
MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?