Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Serikat Ungkap Jumlah Rudal Nuklirnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2021 22:05 10:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Oktober 2021 22:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat hari Selasa (5/10/2021) mengungkap jumlah rudal yang tersimpan di gudang persenjataannya untuk pertama kali kurun empat tahun terakhir, setelah di era pemerintahan Donald Trump informasi tersebut ditutup-tutupi.

Jumlah senjata nuklir yang aktif maupun tidak dalam gudang militer AS mencapai 3.750 per 30 September 2020, menurut data yang dirilis Selasa tersebut seperti dilansir DW.

Angka itu turun dari 3.785 pada 2018.

Pada tahun 2003, cadangan senjata nuklir AS hanya sedikit di atas 10.000.

Pada 1967, puncak perang dingin dengan Rusia, cadangan senjata nuklir negara itu mencapai puncaknya dengan total 31.255 hulu ledak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintahan Trump merahasiakan data mutakhir setelah 2018 dan menampik Federation of American Scientists yang meminta agar informasi itu diungkapkan ke publik.

Angka itu akhirnya diiris oleh kantor Presiden Joe Biden agar AS dapat memulai kembali dialog masalah pengendalian senjata dengan Rusia, setelah terkatung-katung di masa Trump.

Pemerintahan Presiden Biden juga sedang melakukan menggodok kembali kebijakan persenjataan AS yang diharapkan akan rampung pada awal tahun 2022.

Bulan Februari tahun ini, Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam pidatonya di Conference on Disarmament mengatakan bahwa Presiden Biden menegaskan kebijakan keamanan nasional AS merupakan suatu keharusan yang memiliki tanggung jawab moral untuk “mengurangi dan akhirnya menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh senjata pemusnah massal.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpJoe Bidenrusiasenjata nuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammad Ali Seni Rupa Torehan Tangan Muhammad Ali Terjual Hampir $1 Juta
Tulisan selanjutnya Vaksin Zifivax Manula di Lithuania Diimingi Duit Supaya Mau Divaksinasi Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?