Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Presiden Brazil Lula Masuk Bui, Pendukungnya Kemah di Luar Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 April 2018 06:14 6:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 April 2018 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan pendukung mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, berkemah di luar penjara tempatnya dibui.

Lula dijatuhi hukuman 12 tahun satu bulan penjara karena dakwaan korupsi dan pencucian uang, tuduhan yang dibantahnya. Setelah sempat menolak perintah pengadilan agar segera masuk sel, dia akhirnya menyerahkan diri hari Sabtu (7/4/2018) di Sao Paulo, kemudian diterbangkan ke kota Curitiba di selatan Brazil.

Bekas presiden itu mengatakan akan terus berjuang membebaskan diri dari tuduhan, yang menurutnya bermotif politik, lapor BBC Senin (9/4/2018).

Jajak pendapat yang digelar sebelum Lula masuk penjara menunjukkan bahwa dia diunggulkan dalam pemilu presiden yang akan digelar bulan Oktober. Dengan dibuinya Lula, maka rival-rivalnya terbebas dari pesaing terberat.

Para pendukungnya yang berkemah di depan penjara mengatakan mereka akan bertahan sampai Lula dibebaskan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pengamanan diperketat di sekitar gedung kepolisian federal di Curitiba di mana Lula dibui, setelah para pendukungnya hari Sabtu malam bentrok dengan aparat, yang mengakibatkan 9 orang terluka.

Sampai hari Ahad sore lalu, polisi memperkirakan jumlah orang yang berkemah mencapai 700, dan diyakini akan terus bertambah.

Lula masih berpeluang mengajukan banding atas hukuman penjaranya ini, tetapi prosesnya bisa makan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Lula, yang pernah menjabat presiden dari Januari 2003 sampai Desember 2010, saat ini juga terancam penjara untuk 6 dakwaan korupsi terpisah dan proses persidangannya belum tuntas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Partai Buruh Israel Putuskan Hubungan dengan Ketua Partai Buruh Inggris
Tulisan selanjutnya Orangtua Dikelabui Agar Sering Membeli Sepatu Anak?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?