Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Jual Alat Medis Termasuk Ventilator Ke AS

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 22 April 2020 12:52 12:52 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 22 April 2020 12:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | PEMERINTAH Turki telah menyetujui izin ekspor untuk menjual peralatan medis dan suku cadang ventilator ke Amerika Serikat untuk memerangi Covid-19, demikian kata seorang pejabat Turki dikutip dari Middle East Eye Selasa (21/4/2020).

AS mendekati Turki awal bulan ini dan meminta untuk membeli sejumlah besar barang, termasuk masker medis, ventilator, dan sarung tangan. Peralatan medis tidak dapat diekspor kecuali pemerintah Turki menyetujui pembebasan.

“Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Presiden Donald Trump dalam panggilan telepon pada hari Minggu bahwa ia akan mengeluarkan pengecualian untuk beberapa barang yang diminta AS,” kata pejabat Turki itu.

“Kiriman akan mencakup jas dan topeng hazmat. Dan juga suku cadang yang dibutuhkan untuk proyek produksi ventilator Ford. ”

Raksasa mobil Ford dan GE Healthcare, anak perusahaan General Electric, memiliki lisensi untuk desain ventilator yang disetujui bulan lalu dan mengumumkan rencana untuk bersama-sama memproduksi sebanyak 50.000 di antaranya untuk bulan Juli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun penjualan antara dua negara akan dilakukan melalui perusahaan swasta, itu masih membutuhkan proses diplomatik antara dua pemerintahan ini.

Seorang juru bicara kedutaan besar AS di Ankara mengatakan kepada Middle East Eye awal bulan ini bahwa sumber daya utama untuk merawat pasien dan melindungi petugas kesehatan di Amerika Serikat diperkirakan akan segera kekurangan pasokan.

“Untuk alasan itu, Amerika Serikat berusaha untuk membeli pasokan medis tambahan, jika negara-negara memiliki kapasitas berlebih dan bersedia untuk menjual,” kata juru bicara itu.

“Kami menghargai minat dan dukungan pemerintah Turki dan orang-orang karena kita semua menghadapi pandemi global ini bersama-sama.”

Laporan terbaru menunjukkan rumah sakit AS masih membutuhkan tambahan alat pelindung diri (APD) dan ventilator karena meningkatnya jumlah pasien coronavirus. Lebih dari 800.000 orang dinyatakan positif di negara itu, dengan angka kematian mencapai 45.000 minggu ini.

Turki, sementara itu, telah berhasil mulai memproduksi ventilator buatan lokal setelah tim insinyur yang dipimpin oleh menantu Erdogam, Selcuk Bayraktar yang juga orang di balik pesatnya industri militer Turki mulai bekerja pada proyek ini bulan lalu, bersama produsen alat Turki terkemuka Arcelik dan perusahaan pertahanan Aselsan.

Turkish local manufacturers have produced 100 medical ventilators and delivered them to the health ministry, per Industry Minister Varank.

The minister said 5,000 ventilators would be produced until May pic.twitter.com/NIugolpjc3

— Ragıp Soylu (@ragipsoylu) April 20, 2020

Pada hari Senin, menteri industri Turki Mustafa Varank mengirimkan 100 ventilator yang diproduksi secara lokal ke kementerian kesehatan ketika pemerintah meresmikan sebuah rumah sakit di Istanbul yang akan memiliki kapasitas unit perawatan intensif terbesar di Eropa, dengan lebih dari 400 tempat tidur.

Varank mengatakan bahwa Biosys, perusahaan gabungan perusahaan Arcelik dan Aselsan sedang bekerja dan diharapkan untuk memproduksi 5.000 ventilator tambahan pada bulan Mei.

Meskipun Turki telah menjadi negara Timur Tengah dengan jumlah kasus terbanyak, dengan lebih dari 90.000 pasien dan 2.140 kematian, tapi unit perawatan intensifnya baru terisi 60 persen dari kapasitasnya dan tidak ada kekurangan APD.

Turki sejauh ini telah mengirim peralatan medis ke hampir 40 negara, termasuk Inggris, Spanyol dan Italia.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Ajak Umat Islam Pertimbangkan Kepentingan Luas Saat Darurat
Tulisan selanjutnya Covid-19 Goyang Ekonomi, Baitul Wakaf Usung “Ramadhan Produktif”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?