Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Awal Ramadhan Polisi Kamerun Bubarkan Paksa Jamaah Shalat di Masjid

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2020 21:57 9:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2020 21:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Awal bulan Ramadhan polisi di Kamerun menggunakan kekuatan untuk membubarkan jamaah shalat di masjid-masjid di berbagai wilayah negara Afrika itu, karena dianggap melanggar pembatasan berkaitan dengan wabah coronavirus.

Sebuah pernyataan polisi mengatakan bahwa jamaah shalat Muslim dibubarkan oleh polisi di sedikitnya 13 masjid di wilayah Barat, Tengah dan Timur Kamerun pada hari Jumat (24/4/2020), sebab mereka memaksa menggelar shalat berjamaah meskipun ada larangan berkerumun selama lockdown Covid-19.

Awah Fonka, gubernur wilayah Barat, mengatakan polisi membubarkan paksa kerumunan Muslim yang tidak mematuhi aturan yang berlaku di kota Foumban, Foumbot dan Bafoussam. Dia mengatakan hal itu kepada radio Voice of America lewat aplikasi pesan dari Bafoussam.

Fonka mengatakan aparat akan menindak tegas siapa saja yang tidak mematuhi aturan lockdown.

Polisi juga mengatakan bahwa sebagian Muslim di Kamerun mengusir orang luar dari kota-kota yang terdampak wabah paling parah, dan bahwa mereka telah menerima 175 pengaduan dari warga Kamerun yang diusir atau dikejar-kejar karena tiba dari kota yang terjangkit Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pedagang buah dan sayuran Gaston Asabe, 34, menceritakan pengalamannya. Ketika dia tiba di desa Koza di bagian utara pada Kamis malam untuk belanja bawang untuk dibawa ke Yaounde, warga desa mengejarnya dengan alasan dia pembawa virus sebab datang dari Yaounde, daerah yang paling banyak kasus Covid-19 di Kamerun. Dia lantas mencari perlindungan ke kota Maroua.

Menurut Asabe, warga Koza melaporkan kepada kepala desa dan imam mereka, mengatakan bahwa dirinya berasal dari Yaounde dan membawa virus yang dapat menulari mereka. Dia berusaha menjelaskan kepada warga desa bahwa dirinya tidak terjangkit, tetapi upayanya tidak berhasil.

Imam Dairou Abdoulahi dari Masjid Kelima di Koza mengatakan Asabe dikejar-kejar setelah pemerintah berulang kali mengatakan bahwa masjihwa d harus ditutup selama Ramadhan. Abdoulahi mengatakan Muslim di desa itu berpendapat bahwa di desa mereka tidak ada kasus Covid-19 sehingga aman-aman saja apabila mereka shalat di masjid selama bulan Ramadhan asalkan orang asing dilarang masuk ke wilayahnya.

Kamerun pertama kali melaporkan infeksi Covid-19 pada 5 Maret. Saat ini di negara itu kasus Covid-19 dikabarkan sudah mencapai 1.300 dengan kematian 43.

Guna meredam penyebaran coronavirus, pemerintah mengambil sejumlah kebijakan termasuk penutupan masjid dan gereja di seluruh penjuru negeri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Nabi” Pemimpin Gerakan Bundu Dia Kongo Ditangkap
Tulisan selanjutnya Erdogan Beritahu Palestina, Bantuan Medisnya Sampai Minggu Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?