Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Syiah Nigeria Protes Penangkapan Pemimpin Spiritualnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2018 23:05 11:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2018 07:03
Bagikan
Kelompok Syiah di Nigeria sedang berunjuk rasa membela tokohnya, Zakzaky.
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi Nigeria menembakkan gas air mata ke arah ratusan warga Syiah, hari Selasa (17/4/2018), dalam unjuk rasa hari kedua di ibukota Abuja guna memprotes penangkapan seorang pemimpin spiritual mereka, lapor saksi-saksi Reuters.

Mereka menuntut pembebasan Ibrahim Zakzaky, pemimpin Gerakan Islam Nigeria (IMN) yang ditahan tanpa dakwaan sejak Desember 2015, ketika aparat menggerebek kelompok berpengikut 3 juta orang itu dan mengakibatkan sedikitnya seratus orang tewas di kota Zaria.

Para saksi mata Reuters mengatakan bahwa asap gas air mata menyelimuti kawasan Pasar Wuse Selasa tengah hari. Pada hari Senin, polisi menembakkan peluru karet guna membubarkan pengunjuk rasa. Pihak penyelenggara protes mengatakan sedikitnya satu demonstrator terbunuh dan beberapa orang lain terluka.

Penangkapan atas tokoh-tokoh IMN dan tindakan keras aparat atas kelompok itu menjadikan Presiden Muhammadu Buhari mendapat tuduhan bahwa pemerintahannya melanggar hak asasi manusia.

Beberapa bulan terakhir IMN rutin menggelar aksi protes di Abuja, menuntut agar Zakzaky dibebaskan setelah pengadilan menyatakan penahanan dirinya ilegal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tindakan keras aparat pemerintah terhadap IMN dikhawatirkan akan meradikalisasi kelompok Syiah itu, seperti yang terjadi pada Boko Haram yang berubah dari organisasi damai menjadi radikal sejak 2009 setelah polisi membunuh pemimpinnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Salurkan Bantuan Rakyat Indonesia ke Palestina Rp 1,5 Miliar
Tulisan selanjutnya Yayasan Kadyrov Buat Sumur dan Beri Bantuan untuk Rohingya di Bangladesh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

Berita
12 Juli 2026 10:14
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?