Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Populasi Australia Mencapai 25 Juta Jiwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Agustus 2018 20:15 8:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Agustus 2018 20:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah penduduk Australia mencapai angka 25 juta untuk pertama kalinya pada hari Selasa (7/8/2018), menurut perkiraan resmi.

Penduduk Australia terkonsentrasi di sekitar pesisir Sydney dan Melbourne, mencakup sekitar 2/5 populasi.

Kebanyakan orang tinggal di ibukota negara bagian atau teritori (67%), menurut Australian Bureau of Statistics. Namun di Tasmania, hanya 44% yang tinggal di ibukota Hobart, dan di negara bagian Queensland hanya 49% yang tinggal di ibukota Brisbane.

Secara resmi wilayah Australia yang diklasifikasikan sebagai gurun hanya 20%, jadi sebenarnya daerah yang dapat didiami orang masih sangat luas. Meskipun demikian, Australia mengalami masalah distribusi penduduk, kata pemerintah.

“Ada sejumlah daerah di Australia yang berteriak memohon tambahan penduduk,” kata Menteri Kependudukan Alan Tudge hari Selasa seperti dilansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut perhitungan tahunan terakhir, Australia bertambah penduduknya 388.000 atau 1,6%. Dari jumlah itu sebanyak 62% merupakan pertambahan akibat kedatangan migran dan 38% merupakan pertambahan alami (dari kelahiran dikurangi kematian).

Pada abad ini, kebanyakan migran datang dari India, China, Inggris Raya, Filipina dan Afrika Selatan. Melbourne dan Sydney tetap menjadi kota tujan utama para migran.

Menurut Bank Dunia, pertumbuhan populasi Australia di atas rata-rata global 1,1%, dan berada di peringkat ke-77 secara global.

Menurut pakar demografi Dr. Liz Allen, dibanding negara sejenis lain Australia penduduknya terlalu terkonsentrasi di sekitar pesisir timur.

“Kita lebih tampak seperti tumbuh membengkak dan bukannya tumbuh ke atas, dan hal ini dapat menimbulkan masalah seperti tekanan pada infrastruktur. Belum banyak rencana untuk perkotaan di masa mendatang,” ujarnya kepada BBC.

Sebagian kalangan menyeru agar Australia menekan jumlah migran. Mantan perdana menteri Tony Abbott, salah satunya, berpendapat Australia harus membatasi jumlah migran hanya 80.000 pertahun, karena dianggap berdampak pada kejumudan gaji, harga perumahan tak terjangkau, serta kemacetan infrastruktur.

Akan tetapi pihak yang berseberangan membantah dalih-dalih tersebut, dengan mengacu hasil studi OECD yang menunjukkan bahwa imigrasi hanya berdampak sangat kecil terhadap kenaikan harga-harga dan tidak signifikan mempengaruhi besaran gaji.

Menteri Keuangan Australia Scott Morrison mengatakan pemangkasan migrasi justru berdampak buruk pada perekonomian negara.

Dr. Liz Allen mengatakan hasil penelitian menunjukkan migrasi antara 160.000 sampai 210.000 pertahun justru baik untuk Australia.

“Besaran optimal itu akan memberikan efek terbaik kepada GDP per kapita,” kata ilmuwan wanita itu. “Migrasi memberikan napas kehidupan bagi bangsa ini,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Sudan Selatan Beri Amnesti kepada Pemberontak
Tulisan selanjutnya Biksu Borju Thailand Dibui 114 Tahun karena Penipuan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf

Berita
3 Oktober 2026 10:32
Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?