Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki dan Saudi akan Geledah Rumah Konsul jenderal di Istanbul

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2018 08:44 8:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Oktober 2018 08:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menyusul izin untuk pencarian Konsulat Saudi di Istanbul, pejabat Turki dan Saudi akan menggeledah kediaman konsul Saudi terkait kasus seorang jurnalis yang hilang, tulis Anadolu.

Pencarian itu dimaksudkan untuk mengungkap kasus hilangnya Jamal Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post yang belum terlihat sejak dia memasuki konsulat Saudi pada 2 Oktober, kata pejabat Kementerian Luar Negeri Turki, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.

Pada Senin, para pejabat Turki dan Saudi memulai penyelidikan bersama atas kasus tersebut.

Kantor Kepala Kejaksaan Istanbul menugaskan jaksa kepala dan jaksa penuntut umum untuk mengusut kasus ini.

Baca: Saudi Tolak Ancaman Barat terkait Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Spesialis dari unit anti-teror cabang dan penyelidik kejahatan Direktorat Direktorat Jenderal Provinsi Istanbul juga bergabung dalam tim tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Ahad, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz berbicara melalui telepon tentang pembentukan kelompok kerja bersama untuk menyelidiki hilangnya Khashoggi, menurut sumber-sumber kepresidenan.

Baca: Raja Salman Telpon Erdogan Membahas Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Pembicataan Raja Salman dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi ini merupakan percakapan telepon pertama atas ikut sensitif, dugaan pembunuhan wartawan asal Saudi di Konsulat Arab Saudi di Turki, kemarin.

Raja Saudi menekankan keteguhan pihak kerajaan dalam hubungannya dengan pemerintah Turki.

Pada hari yang sama ketika Khashoggi menghilang, 15 warga Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan mengunjungi konsulat sementara dia berada di dalam, kata sumber kepolisian Turki. Semua individu yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.

Otoritas Saudi belum memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi pada Khashoggi, sementara beberapa negara – terutama Turki, AS, dan Inggris – mendesak agar misteri itu diselesaikan sesegera mungkin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jamal KhashoggiPenjaga Dua Masjid SuciRaja SalmanRaja Salman bin Abdulaziz al SaudRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerja Sama TNI AU, BMH Kirim 20 Ton Bantuan Peduli Palu
Tulisan selanjutnya Lagi, Menag Sampaikan Klarifikasi Menolak Perilaku LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?