Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yahudi Amerika Gugat Airbnb Terkait Pemondokan di Tepi Barat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2018 07:14 7:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2018 07:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok orang Yahudi di Amerika, hari Rabu (28/11/2018), menggugat Airbnb Inc di pengadilan federal Amerika Serikat, menuding perusahaan pemondokan dan penyewaan rumah itu melakukan diskriminasi agama terkait keputusannya mencoret dari daftar sewa 200 rumah di wilayah Tepi Barat Palestina yang diduduki Israel.

Kedelapan belas penggugat itu, terdiri dari keluarga Amerika-Israel dan individu-individu yang mengatakan mereka pemilik rumah atau yang berniat menyewakan rumah bersangkutan, menuding Airbnb “mencoret dengan tinta merah” properti-properti milik orang Yahudi sementara memberikan kesempatan Muslim dan Kristiani menyewakan rumah mereka.

Para penggugat berargumen hal itu menunjukkan Airbnb berpihak pada satu sisi dalam masalah Tepi Barat.

Wilayah Palestina di Tepi Barat dicaplok Israel sejak Perang Enam Hari tahun 1967. Di kawasan itu terdapat Al-Quds (Yerusalem), kota yang diinginkan Zionis Yahudi sebagai ibukota negara Israel.

“Kami tidak yakin gugatan ini akan berhasil di pengadilan, tetapi kami tahu bahwa sebagian orang akan tidak setuju dengan keputusan kami ini dan kami menghargai pandangan mereka,” kata Airbnb dalam sebuah pernyataan menanggapi gugatan itu seperti dilansir Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gugatan diajukan ke pengadilan federal AS di negara bagian Delaware, di mana Airbnb tercatat sebagai badan usaha. Penggugat mengatakan negara bagian itu memiliki yurisdiksi atas perusahaan berbasis di San Fransisco tersebut yang dituding melanggar undang-undang anti diskriminasi AS di bidang perumahan.

“Airbnb telah membuat keputusan yang berdasarkan pada agama dan kebangsaan perihal siapa yang boleh mendaftar [propertinya untuk disewakan],” kata Robert Tolchin, seorang pengacara pihak penggugat ketika diwawancarai. “Hal itu diputuskan di Amerika Serikat, ‘Kami tidak akan mendaftar [properti milik] orang Yahudi di Tepi Barat.’ Seharusnya semua orang diberikan akses.”

Dalam gugatannya pihak penggugat menuntut ganti rugi atas kerusakan yang tidak disebutkan secara spesifik, termasuk ganti rugi atas kegagalan mendapatkan uang sewa akibat pencoretan properti mereka dari daftar sewa Airbnb.

Sebuah gugatan terpisah juga diajukan ke pengadilan Israel di Yerusalem pada 22 November atas kebijakan Airbnb.

Para penggugat di Amerika Serikat mengatakan bahwa gugatan mereka itu berbeda, dengan mengklaim bahwa Airbnb “melanggar hak mereka sebagai warga negara AS,” dan oleh karena itu masalah ini tidak dapat diproses di pengadilan Israel dengan menggunakan hukum yang berlaku di Israel.

Sekitar 500.000 orang yahudi saat ini tinggal di pemukiman-pemukiman Yahudi yang didirikan Zionis di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Pencoretan 200 rumah Yahudi di Tepi Barat dari daftar sewa itu diumumkan Airbnb pada 19 November.

Rakyat Palestina di Tepi Barat menyambut baik keputusan Airbnb tersebut.

Airbnb mengelola situs online di mana orang dari berbagai negara dapat mendaftarkan propertinya untuk disewakan kepada para pelancong. Situs itu cepat populer karena para pelancong menjadi mudah mendapatkan pemondokan murah sebagai alternatif dari hotel yang biayanya lebih mahal. Sementara pemilik properti senang karena mereka bisa mendapatkan pemasukan tambahan walau hanya dengan menyewakan satu kamar di rumahnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cak Nanto dan Fikar Pasangan Baru Pimpin Pemuda Muhammadiyah 2018-2022
Tulisan selanjutnya Reuni 212 disebut Sebagai Tanda Kesyukuran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?