Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wanita Nepal dan Dua Anaknya Meninggal di Gubuk Menstruasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Januari 2019 05:44 5:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Januari 2019 05:44
Bagikan
Dua perempuan Nepal sedang menjalani chhaupadi, mengasingkan diri karena menstruasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang ibu di Nepal dan dua anaknya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah wanita itu diasingkan dalam gubuk menstruasi.

Wanita malang itu menyalakan api agar dia dan kedua putranya merasa hangat di tengah cuaca dingin yang mencekam.

Ketiga orang itu diduga meninggal dunia ketika tidur akibat menghirup asap, kata para pejabat kepada BBC Nepal Kamis (10/1/2019).

Selimut di gubuk itu sebagian terbakar dan si ibu ditemukan dalam keadaan kakinya sebagian terbakar, kata polisi kepada AFP. Kedua putranya berusia 12 dan 9 tahun.

Tradisi menyingkirkan wanita haid ke luar rumah yang biasa dilakukan komunitas Hindu itu –dikenal dengan istilah chhaupadi– sebenarnya sudah dinyatakan terlarang pada 2017, tetapi masih banyak dipraktikkan oleh masyarakat terutama di daerah pedesaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Undang-undang di Nepal menyebutkan bahwa siapa saja yang memaksa perempuan menjalani chhaupadi terancam hukuman penjara 3 bulan dan denda $27. Para aktivis menuntut agar peraturan hukum itu ditegakkan.

Berdasarkan tradisi Hindu, wanita yang sedang mengalami haid atau menstruasi dan baru saja melahirkan dipandang tidak suci dan mendatangkan kesialan. Oleh karena itu mereka diusir keluar rumah selama masa itu, dipaksa tidur di gubuk-gubuk atau kandang ternak yang tidak layak untuk ditinggali. Mereka dilarang menyentuh hewan ternak dan laki-laki, dilarang makan makanan tertentu, tidak boleh menggunakan toilet dan fasilitas mencuci di rumah. Para wanita itu dipaksa berjalan jauh meninggalkan rumah dan desa mereka.

Perempuan-perempuan itu kerap tidur dalam kondisi dingin mencekam, diserang orang jahat, dimangsa binatang buas dan berbisa. Anak-anak perempuan yang sedang menstruasi bahkan dilarang masuk sekolah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta Naik Gaji Pekerja Bandara Jerman Mogok, Penerbangan Dibatalkan
Tulisan selanjutnya Kasus Perkosaan di Las Vegas, Cristiano Ronaldo Diminta Serahkan Sampel DNA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?