Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Maroko Tangkap Warga Swiss dan Belasan Orang Lain Terkait Pembunuhan Turis Skandinavia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Desember 2018 05:57 5:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Desember 2018 05:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Maroko telah menangkap seorang warga negara Swiss, hari Sabtu (29/12/2018), dalam hubungannya dengan pembunuhan dua wanita turis Skandinavia, kata badan anti terorisme.

Louisa Vesterager Jespersen, 24, asal Denmark, dan Maren Ueland, 26, asal Norwegia, ditemukan tewas pada hari Senin pagi 17 Desember di dekat desa Imlil di Pegunungan Atlas.

Pria Swiss yang ditangkap itu juga dituduh “terlibat dalam perekrutan warga Maroko dan negara-negara di kawasan sub-Sahara untuk melakukan serangan teror atas kepentingan-kepentingan asing di Maroko serta aparat keamanan guna menguasai persenjataan mereka,”kata pihak Biro Pusat Investigasi Kehakiman seperti dikutip Reuters.

Biro itu juga mengatakan pria yang ditangkap memiliki status warga negara Spanyol dan bermukim di Maroko.

Sembilan belas pria lain sudah ditangkap berkaitan dengan kasus tersebut, termasuk empat tersangka utama yang menyatakan kesetiaannya terhadap ISIS alias Daesh dalam sebuah rekaman video yang ditemukan tiga hari sebelum mayat kedua turis itu ditemukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jubir kepolisian dan intelijen domestik Maroko Boubker Sabik pekan ini menyebut keempat pria itu sebagai “serigala-serigala lepas” yang melakukan kejahatannya tanpa berkoordinasi dengan ISIS.

Dibanding negara-negara lain di bagian utara Afrika, Maroko termasuk negara yang jarang mengalami serangan teroris. Serangan teror terakhir terjadi pada April 2011, ketika 17 orang tewas dalam serangan bom di sebuah restoran di Marakesh. Pada tahun 2017 dan 2018, Maroko mengatakan berhasil melumpuhkan 20 sel militan yang berencana melancarkan serangan di wilayahnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Muslim harus Berusaha Menjaga Keimanannya
Tulisan selanjutnya Pemerintah Dinilai Gagap Lindungi Anak-anak Korban Tsunami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

Berita
12 Juli 2026 11:46
Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?