Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Atasi Kriminalitas Geng, Swedia akan Kurangi Hukuman Saksi Kunci

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2022 13:25 1:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2022 13:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Swedia sedang mempertimbangkan usulan untuk mengurangi masa hukuman baagi “saksi” kunci yang bersedia bekerja sama dengan pihak penyidik untuk mengidentifikasi pelaku lain dalam kriminalitas geng.

Menteri Kehakiman Morgan Johansson –politisi Sosial Demokrat– mengatakan bahwa pengurangan hukuman itu ditujukan untuk memutus “budaya bungkam” yang biasa dipegang kukuh pelaku kejahatan berkelompok (geng) di Swedia ketika diperiksa petugas.

“Itu merupakan imbalan atas kerjasamanya dengan polisi,” kata Johansson dalam konferensi pers hari Jumat (28/1/2022) seperti dilansir Euronews.

Pelaku kejahatan di Swedia saat ini dapat dikurangi hukumannya jika mereka bekerja sama dengan penyelidik dalam kasus mereka sendiri, tetapi tidak mendapat keringan apabila membantu menangkap pelaku lain.

RUU itu –yang aslinya diusulkan pada 2019– juga memberikan hukuman yang lebih keras bagi pelaku intimidasi saksi dan orang yang menghalanginya jalannya proses hukum.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa tahun terakhir, Swedia mengalami kenaikan jumlah kejahatan terorganisir dan penembakan fatal.

Salah satu rapper paling tersohor di negeri itu, puda 19 tahun bernama Einar, dibunuh di pinggiran ibu kota Stockholm pada Oktober 2021.

Pada tahun 2021 saja, negara Skandinavia itu mencatat total 346 insiden penembakan, yang memakan korban nyawa 46 orang.

Pemerintah Swedia mengatakan bahwa ide ini terinspirasi dari cara negara tetangga Norwegia dan Denmark dalam mengatasi kejahatan terorganisir.

Musim panas tahun lalu, pemerintah mendapat kecaman dari sebagian kalangan karena memperberat hukuman bagi pelaku kejahatan berusia 18-20 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gengKriminalitasswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Omicron Dongkrak Kematian Covid-19 di AS Lebih Banyak Dibanding Delta
Tulisan selanjutnya Peru Cekal Bos Repsol Pergi ke Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?