Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Senior Muslim Libanon Anti-Hizbullah Dibunuh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2013 12:47 12:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2013 12:28
Bagikan
Muhamad Chatah (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan menteri keuangan Libanon Muhammad Chatah, seorang politisi Muslim senior yang dikenal anti-Hizbullah, dibunuh dalam ledakan yang menarget kendaraannya pada hari Jumat (27/12/2013) di pusat kota Beirut.

Rekaman video sesaat setelah ledakan terjadi memperlihatkan orang-orang berlarian, mobil-mobil terbakar dan sejumlah orang tubuhnya dilalap api. Asap hitam mengepul dari bangunan bank, restoran dan hotel yang berada di sekitar tempat kejadian.

Reporter Aljazeera dari lokasi kejadian melaporkan, ledakan sangat kuat sehingga orang-orang yang berada di gedung-gedung terdekat mengalami luka akibat pecahan kaca.

Sedikitnya enam orang lain ikut tewas bersama Chatah dalam peristiwa itu.

Menurut laporan stasiun televisi Libanon Future TV, sedikitnya 6 orang tewas dalam ledakan tersebut, empat di antaranya belum teridentifikasi. Menurut Palang Merah sebanyak 78 orang lainnya terluka. Ledakan menghancurkan 6 gedung, 14 toko dan 42 mobil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sumber keamanan yakin ledakan disebabkan oleh sebuah mobil Honda yang dipenuhi dengan bahan peledak sebanyak 50-60 kg, lapor MENA

Pembunuhan Chatah terjadi 3 pekan sebelum kasus pembunuhan mantan perdana menteri Rafik Hariri pada 2005 mulai disidang setelah lama terkatung-katung dan tidak ada proses hukum. Pengadilan itu akan dimulai pada bulan Januari 2014 di Den Haag, Belanda. Para terdakwa semuanya adalah anggota Hizbullah yang masih dalam pelarian. Mereka menolak dakwaaan dan tidak mau bekerjasama dengan pengadilan dan menuding proses hukumnya bermotif politik. Penyelidikan yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan adanya keterlibatan pejabat Suriah dalam kasus pembunuhan Rafik Hariri.

Chatah merupakan seorang pengkritik vokal Presiden Suriah Bashar Al-Assad dan juga sekutunya Hizbullah, organisasi Syiah bersenjata yang sudah dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Liga Arab, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Kurang dari satu jam sebelum dibunuh, Chatah menuliskan komentar di akun Twitter-nya, yang menyatakan Hizbullah berusaha untuk menguasai negara Libanon. “Hizbullah menekan keras ingin diberikan kekuasaan yang sama dalam masalah kebijakan keamanan dan luar negeri sebagaimana yang Suriah lakukan di Libanon selama 15 tahun,” tulisnya.

Perlu diketahui, saat ini Hizbullah menjadi partai politik Syiah yang tergabung dalam koalisi pemerintah Beirut.

Laporan AFP menyebutkan, Chatah di bunuh saat dalam perjalanan menuju rumah Saad Hariri, mantan perdana menteri Libanon dan putra mendiang Rafik Hariri. Tujuan Chatah pergi ke rumah Hariri adalah untuk menghadiri pertemuan Koalisi 14 Maret –yang merupakan oposisi dari kelompok bentukan Hizbullah Aliansi 8 Maret. Koalisi 14 Maret adalah pendukung kelompok oposisi Suriah yang menentang rezim Bashar Al-Assad.

Chatah pernah menjabat sebagai duta besar Libanon untuk Amerika Serikat dan dikenal sebagai pakar ekonomi ulung. Dia menjadi penasehat perdana menteri Fouad Saniora dan Saad Hariri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Libanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al Azhar Adakan Ujian Bagi Mahasiswa yang Ditahan
Tulisan selanjutnya Laporan Serangan Seksual 2013 di Lingkungan Militer Amerika Meningkat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?