Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ratusan Orang Keracunan, Kedai KFC di Mongolia Ditutup Sementara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2019 07:58 7:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2019 07:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Operasional jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat KFC akan dihentikan di Mongolia sementara pihak berwenang menyelidiki kasus 247 orang yang mengalami gejala keracunan, seperti diare dan muntah-muntah setelah mengunjungi kedainya.

Insiden itu terjadi di salah satu kedai KFC di ibukota Ulaanbaatar pekan lalu karena air yang terkontaminasi, kata aparat dari Badan Inspeksi Profesional Metropolitan.

“Kami akan melakukan inspeksi ke cabang-cabang KFC lainnya dari tanggal 18 sampai 21 Februari dan menghentikan operasional mereka sementara kami melakukan inspeksi,” kata pejabat tersebut seperti dikutip Reuters Selasa (19/2/2019).

Badan inspeksi itu sebelumnya memperingatkan bahwa pihaknya sudah mengimbau penutupan semua kedai KFC.

Dimiliki oleh Yum! Brands yang berbasis di Kentucky, KFC mengoperasikan 11 kedai di Mogolia yang semuanya berada di ibukota, begitu menurut website perusahaan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Semua kedai KFC, kecuali di mana keracunan terjadi, saat ini masih beroperasi, kata general manager KFC Mongolia Ganbat Danzanbaatar.

Kedai-kedai KFC di Mongolia dioperasikan konglomerat lokal Tavan Bogd Group lewat kerja sama waralaba. Perusahaan itu mengutarakan permintaan maaf atas insiden tersebut, mengatakan bahwa hal itu terjadi dikarenakan lemahnya pemeriksaan kualitas internal dan buruknya impplementasi standar dan aturan harian.

KFC Global mengatakan cabang lokalnya di Mongolia bekerja sama dengan enyidik dan menyerahkan semua rekomendasi berkaitan dengan kasus itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sidang Kasus Eks Pilot Tempur Prancis Penyelundup 700Kg Kokain Dimulai
Tulisan selanjutnya SPI sebagai Respons Intelektual Hadapi Tantangan Pemikiran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Berita
27 September 2026 09:31
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

Terbaru

  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?