Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Intelijen Turki Diduga Terlibat, Prancis Selidiki Pembunuhan 3 Aktivis Kurdi 2013

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2019 21:59 9:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2019 08:52
Bagikan
Di awal tahun 2017 keluarga korban melayangkan permohonan pertamanya, disertai dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa dinas intelijen nasional Turki MIT terlibat dalam pembunuhan ketiga aktivis Kurdi tersebut.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang hakim antiteror Prancis memberikan mandat dilakukannya penyelidikan atas pembunuhan tiga aktivis Kurdi di Paris tahun 2013, menyusul desakan keluarga korban yang berkeyakinan dinas intelijen Turki terlibat dalam kematian mereka. Kasus itu ditutup tahun 2016 setelah tersangka utamanya meninggal dunia.

Omer Guney, pria berkewarganegaraan Turki, didakwa melakukan pembunuhan atas tiga orang wanita Kurdi, tetapi dia meninggal dunia akibat kanker otak pada Desember 2016 sebelum kasusnya naik ke pengadilan. Dia didakwa menembak mati Sakine Cansiz, salah satu pendiri Partai Pekerja Kurdistan (PKK) –organisasi orang-orang Kurdi di Turki yang dicap sebagai teroris oleh pemerintah Ankara. Dia juga didakwa melakukan pembunuhan atas Fidan Dogan dan Leyla Soylemez pada Januari 2013.

Guney membantah terlibat dalam pembunuhan-pembunuhan itu, meskipun pihak penyidik mengatakan mereka memiliki bukti rekaman kamera pengawas yang menunjukkan pria itu berada di lokasi pembunuhan dan DNA salah satu korban ditemukan di mantelnya.

Dengan kematian Guney, kasus pembunuhan ketiga wanita Kurdi itu kemudian dinyatakan ditutup. Akan tetapi, pihak keluarga korban terus mendesak agar investigasi dilanjutkan.

Di awal tahun 2017 keluarga korban melayangkan permohonan pertamanya, disertai dokumen-dokumen yang menunjukkan bahwa dinas intelijen nasional Turki MIT terlibat dalam pembunuhan ketiga aktivis Kurdi tersebut. Polisi lantas membuka kembali kasus itu guna menyelidiki lebih lanjut dokumen-dokumen tersebut, tetapi kemudian membantarkannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada Maret 2018, keluarga korban kembali melayangkan permohonan kedua kalinya agar kasus tersebut dilanjutkan dan meminta pihak pengadilan rendah terlibat dalam investigasi. Hari Selasa (14/5/2019) akhirnya kantor kejaksaan di Paris membuka kembali penyelidikan dugaan keterkaitan kasus pembunuhan tersebut dengan sebuah kelompok teror.

Tim investigasi telah membuat kesimpulan bahwa dinas intelijen Turki “tersangkut” di dalamnya, meskipun mereka tidak dapat memastikan apakah intelijen Turki mensponsori pembunuhan itu atau apakah agen-agen intelijen Turki bertindak sendiri atas inisiatif mereka sendiri.

Pada Januari 2014, MIT secara resmi membantah keterlibatan mereka dengan pembunuhan ketiga wanita aktivis Kurdi di Paris tersebut.

Turki memerangi kelompok PKK sejak kelompok tersebut melawan pemerintah tahun 1984. Awalnya PKK menuntut kemerdekaan Kurdistan, tetapi sekarang mereka menuntut hak otonomi bagi kelompok etnis minoritas terbesar di Turki tersebut.

PKK dinyatakan sebagai kelompok terlarang oleh Turki, serta Amerika Serikat dan Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Anggap Negara Suriah Belum Aman
Tulisan selanjutnya Istri Mantan Bos Interpol Dapat Suaka Prancis, Beijing Geram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?