Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Menteri Kesehatan Ditahan Terkait Dana Penanganan Wabah Ebola

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2019 21:14 9:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2019 21:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan menteri kesehatan Kongo hari Sabtu (14/9/2019) ditahan berkaitan salah pengelolaan dana penanggulangan wabah Ebola, kata pihak kepolisian.

Oly Ilunga bertugas mengawasi penanganan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, yang paling mematikan kedua dalam sejarah, selama hampir satu tahun. Dia dilucuti dari tugas itu oleh presiden pada bulan Juli dan mengajukan pengunduran diri beberapa hari kemudian, lapor Reuters.

Awal bulan September ini, tim pengacaranya mengatakan bahwa dia ditanyai polisi tentang peran manajemennya dalam penanggulanagn wabah Ebola. Mereka membantah ada kesalahan yang dilakukan Ilunga.

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Nasional RDK mengatakan Ilunga ditahan karena meyakini dia berencana menghindari hukum dengan pergi ke luar negeri.

“Malangnya, polisi menerima informasi tentang keraibannya dan terlihat berusaha menuju Kongo-Brazzaville,” kata jubir pers kepolisian, menunjuk negara tetangga Republik Kongo.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mereka juga mengatakan bahwa Ilunga sudah ditempatkan dalam tahanan kepolisian dan akan dibawa ke kejaksaan pada tanggal 16 September.

Para pengacaranya menolak memberikan komentar, lapor Reuters.

Donor-donor asing memberikan lebih dari $150 juta dana untuk penanggulangan Ebola tahun lalu. Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan diperlukan ratusan juta dolar lagi.

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sejauh ini memakan korban jiwa 2.000 dan lebih dari seribu orang lainnya terinfeksi. Hanya wabah Ebola di Afrika Barat tahun 2013-2016 lebih mematikan dari apa yang sekarang dialami RDK yaitu dengan jumlah korban lebih dari 11.300 jiwa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EbolaKongo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Ucapkan Belasungkawa Wafatnya BJ Habibie
Tulisan selanjutnya Presiden Trump: Hamza bin Osama bin Laden Terbunuh dalam Serangan AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?