Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gegara Penumpang Masak, Kereta di Pakistan Terbakar 73 Orang Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2019 19:54 7:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2019 19:54
Bagikan
Menteri Perkeretaapian Pakistan Sheikh Rashid Ahmed mengatakan kebakaran disebabkan oleh ledakan sebuah tabung gas yang digunakan oleh para penumpang yang memasak sarapan.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 73 penumpang tewas ketika kereta api yang berjalan dari Karachi menuju Rawalpindi terbakar.

Menteri Perkeretaapian Pakistan Sheikh Rashid Ahmed mengatakan kebakaran disebabkan oleh ledakan sebuah tabung gas yang digunakan oleh para penumpang yang memasak sarapan.

Api menyebar sedikitnya ke tiga gerbong, lansir BBC Kamis (31/10/2019).

Menurut keterangan para pejabat yang dikutip media lokal, banyak penumpang tewas ketika mereka melompat keluar dari gerbong yang terbakar. Sebanyak 40 orang lainnya mengalami luka-luka. Para pejabat mengatakan kemungkinan jumlah korban jiwa masih akan bertambah.

Peristiwa itu terjadi di dekat kota kecil Rahim Yar Khan di Provinsi Punjab di bagian selatan Pakistan. Kebanyakan penumpang sedang bepergian menuju Raiwind, dekat Lahore, untuk menghadiri salah satu pertemuan keagamaan terbesar tahunan di Pakistan yang digelar oleh kelompok Jamaah Tabligh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dua kompor meledak. Para penumpang sedang memasak dengan minyak goreng yang semakin membesarkan api,” kata Menteri Perkeretaapian.

Penumpang yang membawa kompor ke atas kereta dalam perjalanan jarak jauh merupakan masalah yang kerap ditemui, kata Ahmed. Meskipun membawa makanan ke dalam kereta sudah sangat umum, tetapi membawa tabung gas sebenarnya dilarang.

Deputi Komisioner Distrik Jamil Ahmed mengatakan sebagian korban terbakar sangat parah sehingga mereka tidak dapat dikenali, dan mereka akan membutuhkan contoh DNA guna mengetahui siapa yang meninggal dunia.

Lewat Twitter, Perdana Menteri Imran Khan menyampaikan duka cita yang mendalam dan dia mengatakan dia sudah memerintahkan agar segera dilakukan penyelidikan.

Kereta yang menempuh perjalanan dari Karachi, melewati sebagian besar wilayah Pakistan dan berakhir di Rawalpindi itu adalah Tezgam, salah satu kereta tertua Pakistan dan paling populer. Kereta tersebut diberangkatkan setiap hari dan menempuh perjalanan selama 25 jam 30 menit.

Setelah sempat dihentikan diawal kabar kebakaran tersebut diketahui, operasional kereta api sudah berjalan normal kembali, kata menteri.

Kejadian ini merupakan yang terparah dalam sejarah perkeretaapian Pakistan selama lebih dari satu dekade.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kebakarankeretaPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Prancis Pria yang Menyebabkan Wanita Bunuh Diri Diusulkan Agar Dibui
Tulisan selanjutnya Makin Banyak Perusahaan Jepang Tak Terima Perokok Jadi Karyawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?