Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Vonis Mati untuk Puluhan Aparat Intelijen Sudan Terkait Pembunuhan Seorang Guru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2020 19:06 7:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2020 19:06
Bagikan
Ahmad al-Khair, 36, tewas di dalam tahanan pada bulan Februari 2019 menyusul penangkapannya karena ambil bagian dalam protes menentang pemerintahan Presiden Omar al-Bashir kala itu.
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Sudan menghukum mati 29 aparat intelijen dalam kasus penyiksaan dan pembunuhan seorang guru.

Ahmad al-Khair, 36, tewas di dalam tahanan pada bulan Februari menyusul penangkapannya karena ambil bagian dalam protes menentang pemerintahan Presiden Omar al-Bashir kala itu.

Vonis mati ini merupakan hukuman pertama yang dijatuhkan terkait tindakan keras aparat terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi di bulan-bulan sebelum Bashir dilengserkan.

Pihak kejaksaan mengatakan hukuman mati itu merupakan keputusan yang adil.

Setelah menjatuhkan vonis mati, hakim bertanya apakah saudara Ahmad al-Khair, Sa’ad, bersedia memberikan ampunan kepada 29 orang itu, tetapi dia menjawab justru ingin agar mereka dieksekusi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pengacara dari pihak terdakwa mengatakan akan mengajukan banding, lapor BBC Senin (30/12/2019).

Dalam persidangan terungkap bahwa Ahmad al-Khair dipukuli dan disiksa sampai mati oleh petugas-petugas di tahanan di negara bagian Kassala.

Semasa pemerintahan Omar al-Bashir, Sudan menerapkan hukuman mati, dan dua orang dieksekusi pada tahun 2018.

Kasus Ahmad al-Khair mendapat sorotan tajam di Sudan, dan kematiannya justru semakin membuat rakyat marah kepada Bashir, yang kemudian merembet ke masalah yang lebih luas dan berujung pada pendongkelannya dari kursi presiden. Padahal awalnya, rakyat berunjuk rasa hanya menuntut harga roti –makanan pokok negeri itu– diturunkan.

Kerumunan besar orang menyemut di luar pengadilan di kota Omdurman, kota kembar Khartoum, untuk mendengarkan vonis hakim tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad al-KhairintelijenOmar al-BashirSudan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bos Narkoba El Chapo Pernah Berkuasa Layaknya Presiden Meksiko
Tulisan selanjutnya Slogan Anti-Islam Ditorehkan di Dekat Masjid Brixton di London

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?