Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kardinal Ethiopia Dilarang Masuk Eritrea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Februari 2020 11:23 11:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Februari 2020 10:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan Gereja Katolik Ethiopia Berhaneyesus Demerew dilarang keluar dari bandara utama di Eritrea untuk mengikuti sebuah acara.

Kardinal Berhaneyesus terkatung-katung di bandara yang terletak di ibu kota Asmara itu selama lebih dari 16 jam pada akhir pekan, menurut pernyataan yang dirilis gereja seperti dilansir BBC Rabu (26/2/2020).

Dia tiba di Eritrea pada hari Sabtu, tetapi diperintahkan kembali ke Ethiopia keesokan petang setelah gagal untuk menemui kerumunan orang yang akan menyambut kedatangannya di bandara itu.

Kardinal sudah memperoleh visa untuk satu bulan, yang sekarang dapat diperoleh warga Ethiopia setibanya di Eritrea menyusul kesepakatan damai 2018 yang mengakhiri pertikaian kedua negara yang telah berlangsung lama.

Akan tetapi, pihak berwenang di bandara itu mengatakan bahwa perintah datang dari “atas”, yang artinya Kardinal Berhaneyesus tidak dapat keluar dari bandara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kardinal Berhaneyesus seharusnya menghadiri sebuah acara peringatan ke-50 tahun pembangunan Kidane Mehret Cathedral di Asmara.

Kardinal itu merupakan tokoh keagamaan yang sangat dihormati di Ethiopia, di mana terdapat paling banyak jemaat Gereja Kristen Orthodoks, dan ditunjuk oleh Perdana Menteri Abiy Ahmed sebagai ketua komisi rekonsiliasi nasional.

Pemerintah Eritrea belum memberi penjelasan soal masalah itu.

Tahunlalu, pihak berwenang di Eritrea menutup sekolah-sekolah dan rumah sakit yang dikelola oleh Gereja Katolik setelah para uskup mengkritik pemerintahan Presiden Isaias Afwerki dan menyerukan reformasi politik.

Eritrea saat ini tidak memiliki konstitusi yang berlaku dan tidak pernah menggelar pemilihan umum.

Pemerintah Eritrea berdalih menerapkan peraturan lama, yang menyatakan bahwa lembaga-lembaga keagamaan tidak dapat mengelola institusi semacam sekolah dan rumah sakit.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Janjikan Bantuan €15 Juta untuk Rohingya
Tulisan selanjutnya Anwar Konfirmasi Pakatan Mencalonkannya sebagai PM Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?