Hidayatullah.com—Sekelompok orang bersenjata menyerang sebuah sekolah di kota pesisir Libe di bagian barat daya Kamerun.
Seorang pejabat sekolah itu, yang berbicara tanpa ingin identitasnya diungkap, mengatakan bahwa para pelaku serangan memaksa para murid dan guru membuka baju sebelum memukuli mereka dan mencabuli sebagian di antaranya.
Gerombolan bersenjata itu kemudian membakar gedung sekolah.
Para pelaku, sekitar 20 orang, menyerbu sekolah itu pada hari Rabu (4/11/2020) sekitar pukul 8 pagi, lansir BBC.
Para saksi mengatakan pasukan keamanan dari Rapid Intervention Battalion baru tiba di lokasi kejadian setelah para pelaku pergi.
Sekolah-sekolah di Kamerun di daerah yang penduduknya menggunakan bahasa Inggris kerap mendapatkan serangan dari gerombolan bersenjata. Pemerintah menuding kelompok separatis sebagai pelaku serangan-serangan tersebut.
Serangan hari Rabu itu terjadi hanya 24 jam setelah sekelompok bersenjata menculik 11 guru di sebuah sekolah Presbyterian di kota Kumbo di bagian barat laut Kamerun.
Pemakaman 7 pelajar yang dibunuh dalam serangan di sebuah sekolah di Kumba pada 24 Oktober digelar pada hari Kamis ini.*