Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Serahkan Permohonan Pinjaman Darurat pada IMF

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2018 12:54 12:54 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2018 12:54
Bagikan
Asad Umar dan Christine Lagarde
Bagikan

Hidayatullah.com–Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, Pakistan telah secara resmi mengajukan permohonan bantuan dari kreditor untuk membantu mengatasi persoalan-persoalan ekonomi negara itu.

Menteri Keuangan Pakistan, menyampaikan permohonan itu ke Direktur Pelaksana IMF pada sebuah pertemuan di sela-sela konferensi tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali, Indonesia.

“Sebuah tim IMF akan mengunjungi Islamabad pada pekan-pekan mendatang untuk melangsungkan diskusi mengenai kemungkinan program ekonomi dukungan IMF di negara itu,” kata sebuah pernyataan IMF, Kamis (11/10/2018), yang mengutip Lagarde. “Kami mengharapkan kemitraan kami terus berlanjut.”

Baca: Salafy Mesir: Pinjam Uang IMF itu Riba

Asad Umar mengatakan kepada Financial Times,Senin (8/10/2018) bahwa perdana menteri Pakistan memutuskan untuk memulai pembicaraan dengan IMF sebab Bank sentral hanya memiliki cadangan devisa US$8,4 miliar pada akhir September 2018. Angka ini turun dari US$13.9 miliar pada tahun lalu. Cadev ini kurang menutupi pembayaran impor di akhir tahun.

Pakistan sedang menghadapi masalah yang pelik. Ekonomi negara ini tumbuh dua digit, namun disaat bersamaan impor tumbuh lebih tinggi ketimbang ekspor, hal ini membuat Pakistan menghadapi masalah pembayaran utang dan menguras cadangan devisa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami mewarisi situasi yang sulit di mana defisit fiskal melonjak sekitar 2,5 persen melampaui target pada tahun keuangan terakhir, dan defisit transaksi berjalan bulanan lebih dari US$ 2 miliar. Ini tidak mendukung, “kata Umar.

Pernyataan itu tidak menyebutkan berapa banyak dana yang diminta Pakistan.

Baca: Aksi Global untuk Peluncuran Konferensi Rakyat Menentang IMF-WB di Bali

Sementara itu, PM Pakistan Imran Khan, mengatakan hari Rabu (10/10/2018), pemerintahnya, dalam jangka pendek, memerlukan dana 12 miliar dolar untuk membantu negara itu mengatasi krisis neraca pembayaran.

Menurut Imran Khan program bailout kedua  dikarenakan upaya kuat dari Pakistan untuk melakukan penghematan.

Mendengar pernyataan itu, Maurice Obstfeld, Kepala Ekonom IMF  mengakui, jika sejauh ini IMF memang memasuki pembicaraan dengan Pakistan mengenai kemungkinan program pembiayaan baru pada minggu ini. Tujuannya adalah reformasi yang akan membantu Pakistan mencapai “potensi besar” tanpa harus memberikan rincian spesifik.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dana Moneter InternasionalDevisaekonomihutangimfPakistanpinjaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes ‘Israel’ dan UEA Tampak Akrab di Acara Publik
Tulisan selanjutnya Pengadilan Mesir Tetapkan Hukuman Mati 17 Orang kasus Serangan Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?