Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guangzhou China Bantah Diskriminasi Warga Afrika Terkait Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 April 2020 12:26 12:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 April 2020 12:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketegangan terjadi di ProvinsiGuangzhou,China, berkaitan dengan coronavirus dan orang-orang Afrika.

Menurut para tokoh masyarakat, ratusan orang Afrika masih tidak dapat pulang ke rumah setelah diusir dari tempat-tempat tinggal dan penginapan mereka karena khawatir coronavirus menjangkiti komunitas Afrika di sana.

Jurnalis BBC Danny Vincent di Hong Kong Kong melaporkan bahwa seorang mahasiswa Nigeria yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan bahwa dia diusir dari tempat tinggalnya, ditangkap, lalu dijebloskan ke karantina.

“Tolong, kami memohon kepada msayarakat dunia agar menyelamatkan kami. Cara pemerintah China memperlakukan kami sungguh tidak adil. Mereka menangkap saya dan memaksa saya masuk karantina dan memaksa saya membayar biaya hotelnya,” kata mahasiswa Nigeria itu seperti dikutip BBC Senin (13/4/2020). Sebagaimana diketahui China menjadikan sebagian hotel dan penginapan sebagai karantina sejak wabah Covid-19 merebak.

Sejumlah video beredar di internet menunjukkan orang-orang Afrika terlantar di jalanan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu rekaman video itu menunjukkan sekelompok pedagang China berjalan melintasi sebuah daerah di mana biasanya pedagang-pedangan dari Afrika berkumpul untuk melakukan protes. Mereka mengklaim bisnisnya juga terdampak karena banyak pedagang Afrika yang tidak bisa berniaga.

Sebuah video lain yang dilihat jurnalis BBC menunjukkan seorang tauke China meminta maaf kepada penyewanya.

“Orang asing tidak boleh tinggal di sini lagi. Kami memiliki aturan manajemen komunitas. Tidak seperti yang Anda kira. Kami akan kena denda,” ujarnya.

Namun, pemerintah provinsi membantah adanya diskriminasi tersebut, dengan menyebut bahwa orang-orang Afrika sebagai teman, mitra dan saudaranya. Pemerintah Guangzhou mengatakan mengetahui kekhawatiran sejumlah negara Afrika dan sedang berupaya untuk memperbaiki perlakuan terhadap warga mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikachinacoronavirus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Kepala Rabi Yahudi Israel Tewas karena Virus Corona
Tulisan selanjutnya Hama Belalang Sebabkan Satu Juta Orang Kelaparan di Ethiopia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?