Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Uang Tunjangan Covid-19 Membuat Banyak Warga Kanada Mati karena Overdosis Narkoba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juni 2020 14:24 2:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2020 14:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang tunawisma Kanada yang juga pecandu narkoba bernama Luc Laplante telah kehilangan tiga temannya –Dave, Emily dan Pat—karena overdosis opioid dalam kurun tiga bulan masa pandemi coronavirus terakhir.

Pihak yang ikut bersalah, menurutnya, adalah program pemerintah yang menggoda para pecandu berupa bantuan finansial masa pandemi yang bisa didapat hanya dengan menjawab beberapa pertanyaan.

“Orang-orang mendaftarkan diri untuk memperoleh bantuan Covid-19 dari pemerintah, menggunakannya untuk menikmati narkoba sampai kelebihan dosis,” kata Laplante, hanya beberapa jam setelah dirinya sendiri selamat dari overdosis fentanyl, seperti dilansir AFP Ahad (28/6/2020).

Pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau pada bulan Maret memberikan bantuan darurat C$2.000 perbulan untuk membantu warga yang kehilangan pekerjaan selama pandemi, seiring dengan ditutupnya berbagai jenis usaha guna meredam penyebaran coronavirus.

Pemerintah menyederhanakan proses aplikasi dan mempercepat penyaluran dana tersebut bagi rakyat Kanada yang membutuhkan. Pemohon hanya diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan untuk memverifikasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dengan uang C$2.000 di kantong orang langsung menyalahgunakannya,” kata Laplante. “Mereka memiliki akses ke uang kaget dan itu membuat mereka tewas.”

Dinas koroner Ontario memperkirakan jumlah kasus overdosis fatal naik 25% selama tiga bulan terakhir. Di wilayah British Columbia, kematian akibat overdosis bahkan naik 40% dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Tragisnya, sejumlah wilayah lain di seluruh penjuru negeri ini melaporkan tren serupa,” kata Theresa Tam, kepala otoritas kesehatan publik Kanada, bulan lalu.

Dia menegaskan adanya “klaster overdosis disebabkan campuran zat beracun tidak diketahui atau tidak umum” di sejumlah kota termasuk Toronto dan Calgary.

Para pecandu dan petugas lapangan mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan kasus overdosis meningkat selama pandemi coronavirus seperti isolasi fisik selama lockdown, berkurangnya akses ke pelayanan penanggulangan kecanduan narkoba seperti tempat injeksi aman, sertanya banyaknya pelayanan yang dialihkan dari perawatan terhadap pecandu narkoba menjadi perawatan pasien Covid-19.

Bonnie Henry, kepala otoritas kesehatan publik di British Columbia, meneteskan air mata dalam penjelasan pers belum lama ini ketika memaparkan rekor 170 kasus kematian overdosis narkoba selama bulan Mei, yang melebihi angka kematian coronavirus di provinsi itu.

“Covid-19 bukan satu-satunya krisis kesehatan kita,” ujarnya.

Tiga lokasi injeksi aman di kawasan Lower Town di kota Ottawa ditutup setengahnya guna menyelaraskan dengan aturan jarak sosial selama pandemi Covid-19. Akibatnya, sebagian orang memilih menggunakan narkoba dan overdosis di jalanan.

Seorang jurnalis AFP menyaksikan bagaimana paramedis tiba di lokasi overdosis yang terjadi tepat di luar fasilitas injeksi aman.

Laplante, 37, mengaku ditemukan seorang pelintas jalan ketika dirinya teler berat akibat overdosis fentanyl. Beruntung orang tersebut melihatnya terbaring di tanah dan langsung memanggil paramedis sehingga nyawanya terselamatkan.

“Mereka menyadarkan saya dan mengantar saya pulang. Saya kemudian beristirahat, lalu menggunakan narkoba lagi,” ujarnya. Dia bersikukuh mengatakan yang membuatnya tergeletak waktu itu adalah narkoba yang kadarnya lebih tinggi dibanding yang biasa dia konsumsi.

Anne Marie Hopkins dari Ottawa Inner City Health mengatakan sejumlah kliennya menggunakan tunjangan Covid-19 itu untuk menyewa kamar hotel dan mati akibat overdosis sendirian.

“Kami sebelumnya sudah menangani banyak masalah dengan krisis opioid, tetapi kami berhasil mengatasinya. Kemudian datang pandemi ini dan membuat keadaannya semakin buruk,” kata Hopkins kepada AFP.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19kanadanarkobaOverdosispandemi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rabi Yahudi Anti Zionis Serukan Penolakan atas Rencana Pencaplokan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pengorbanan Umat Islam untuk Kemerdekaan Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?