Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Otoritas China: Coronavirus Pada Kemasan Makanan Beku Dapat Menular

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2020 08:27 8:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2020 08:27
Bagikan
Masuk pajak barang mewah (PPnBM): lemarin pendingin-pembeku dengan kapasitas di atas 180 liter dengan nilai impor atau harga jual di atas Rp 10 juta per unit
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas pengendalian penyakit China hari Sabtu (17/10/2020) mengatakan bahwa kontak dengan kemasan makanan beku yang terkontaminasi coronavirus hidup dapat menyebabkan infeksi.

Kesimpulan itu didapat setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mendeteksi dan mengisolasi coronavirus virus hidup di kemasan ikan cod beku ketika berusaha melacak virus dalam wabah di Qingdao pekan lalu, kata lembaga itu dalam websitenya.

Temuan itu, yang merupakan pertama di dunia, menunjukkan kemungkinan virus terbawa ke tempat yang jauh via makanan beku, kata lembaga tersebut.

Dua pekerja di Qingdao yang awalnya didiagnosis sebagai pengidap Covid-19 tanpa gejala pada bulan September membawa virus ke sebuah rumah sakit paru saat menjalani karantina disebabkan tidak memadainya proteksi dan disinfeksi. Akibatnya, 12 orang lain yang berkaitan dengan rumah sakit itu tertular oleh virus yang mereka bawa, kata pihak berwenang pekan lalu.

Akan tetapi, menurut Jin Dong-Yan, seorang profesor virologi di Universitas Hong Kong, pernyataan terakhir lembaga penanggulangan penyakit China itu tidak menunjukkan bukti-bukti kuat yang menegaskan memang kedua pekerja di Qingdao itu terpapar virus dari kemasan makanan secara langsung. Bisa jadi justru mereka tertular dari orang lain dan kemudian mencemari kemasan makanan yang mereka pegang dengan virus yang menempel ditubuhnya, lansir Reuters.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hanya virus hidup yang dapat menginfeksi orang, sedangkan sampel virus mati juga dapat memunculkan hasil tes positif ketika dilakukan pelacakan virus, kata Jin.

Pusat pengendalian penyakit itu mengakui tidak ada contoh kasus konsumen terinfeksi coronavirus akibat kontak dengan kemasan makanan yang tercemar virus, dan kemungkinan risiko penularan seperti itu tetap sangat rendah. 

Meskipun demikian, mereka menyarankan agar pekerja tidak kontak langsung ke kulit dengan produk makanan yang memungkinkan terkontaminasi virus dan membersihkan pakaian yang dipakai dengan hati-hati.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19makanan beku
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikecam Liburan ke Yunani Semasa Lockdown, Raja dan Ratu Belanda Batal Senang-senang
Tulisan selanjutnya Aljazair Sebut Konflik di Sahara Barat adalah Masalah Kolonialisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?