Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jemaat Gereja Sepi, Seorang Pendeta Jerman Izinkan Ibadah melalui Twitter

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2017 00:13 12:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2017 04:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gereja Reformed Walloon St Agustine di kota Magdeburg, Jerman terpaksa mengijinkan jemaatnya ibadah dengan twitteran.

Fenomena ini terjadi setelah banyak jemaatnya menurun akhir-akhir ini. Karena itu pihak gereja membuat kebijakan membuat ibadah setiap Jumat malam.

Di ibadah inilah para jemaat diajak mengundang orang-orang datang ke gereja mereka lewat media sosial Twitter. Ada sekitar 40 jemaat yang datang dan mereka pun dibebaskan untuk mengetikkan pesan ceramah, doa yang mereka dapat di malam itu di Twitter.

Baca: Gereja dan Krisis Moral di Barat

Pendeta Ralf Peter Reimann bilang kalau kebijakan ini masih diuji coba untuk meningkatkan minat orang-orang untuk datang ke gereja. Mereka optimis kalau sosial media bisa jadi cara untuk mempertahankan anggota dan mendatangkan orang-orang baru.

“Ada banyak orang-orang yang online. Kami mau mengikutsertakan orang-orang ini dan menawarkan untuk berpartisipasi (meningkatkan jemaat gereja) dengan cara yang mereka suka,” ucap pendeta Reimann.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pendeta Ralf Peter Reimann dari Gereja Reformed Walloon di St. Augustine di Magdeburg, Jerman, percaya bahwa media sosial bisa menjadi media yang sangat baik untuk menyebarkan doa.

Baca: Karena Sepi, Pemerintah Denmark Akan Jual Sebagaian Gereja

Dia menjelaskan kalau Luther sendiri pernah menyampaikan soal imamat atau panggilan orang-orang percaya yaitu untuk menginjil dan memberitakan skabar keselamatan. Jadi, alih-alih hal itu hanya dilakukan oleh pendeta gereja tapi alangkah baiknya kalau melibatkan jemaat gereja untuk bisa berbagi dengan orang lain.

Uji coba sosial media ini pun ternyata mengundang animo yang baik dari jemaat. Meskipun tidak bisa dimungkiri jika sebagian jemaat yang sudah berusia merasa sulit untuk melakukan aktivitas online itu.

Terkait penurunan jumlah jemaat gereja di Jerman memang jadi berita yang mengejutkan banyak orang. Karena penurunannya pun terbilang drastis sejak tahun 2016. Angka yang baru-baru ini dicatat menunjukkan kalau jumlah Kristen Protestan di Jerman menurun sebesar 1.6 persen dari tahun-tahun sebelumnya.

Koran berita Jerman, Die Zeit sendiri menerbitkan kalau demografi jadi faktor penurunan terbesar jemaat gereja. Tahun 2016 saja, sekitar 340.000 penginjil meninggal dunia dan hanya 180.000 orang yang dibaptis. Di tahun yang sama, sekitar 190.000 jemaat meninggalkan gereja dan hanya ada 25.000 pendatang baru.

Gereja Katolik di Jerman juga mengalami kondisi yang sama. Konferensi uskup Jerman di Bonn mengaku kalau mereka kehilangan sebanyak 162.093 anggotanya di tahun 2016 lalu. Penurunan ini mereak rasakan jauh lebih rendah dibanding dengan jumlah jemaat yang keluar dari gereja sebanyak 181.925 orang pada tahun 2015 lalu.

Baca: Tak Terganggu Acara Umat Islam, FPI Payungi Pengantin Kristen

Secara global, penurunan jemaat gereja memang sudah terjadi cukup lama di negara-negara Eropa.

Tidak cuma bicara soal demografi, tapi penurunan ini bisa saja karena gereja memang nggak lagi jadi tempat yang nyaman atau menarik bagi orang-orang Kristen di sana.

Sementara itu, pada tahun 2013, penelitian menunjukkan 20 persen orang Amerika mengaku menggunakan telepon di gereja. Saya menduga, setidaknya sebagian dari mereka tidak menggunakan telepon tersebut untuk tujuan yang sepenuhnya saleh, ujar Peter Reimann  dikutip NPR.

Karena itulah, dengan fenomena ini gereja-gereja bisa mengevaluasi diri dan mulai berpikir untuk membuat sebuah gebrakan baru yang relevan dengan kebutuhan orang-orang Kristen saat ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejaGereja Reformedgereja sepiJemaat GerejaJermanpendetaPendeta Jermanpenginjiltwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perpanjang Penahanan Syeikh Raid, Hamas: Israel Takut Muslim Palestina
Tulisan selanjutnya Israel Tahan 400 Anak di Bawah Umur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?