Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bank Dunia: Separuh Warga Libanon akan Miskin pada 2021

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Desember 2020 14:09 2:09 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Desember 2020 14:09
Bagikan
Kemiskinan di Libanon
Bagikan

Hidayatullah.com — Bank Dunia peringatkan bahwa lebih dari separuh warga Libanon akan menjadi miskin pada 2021. Lembaga ini mengkritik pemerintah setempat karena “kurangnya tindakan kebijakan yang efektif” untuk mengatasi krisis, demikian lansir Middle East Monitor (MEE) Rabu (02/12/2020).

Pemantau Ekonomi Libanon Bank Dunia mengatakan: “Setahun setelah krisis ekonomi yang parah di Lebanon, kurangnya tindakan kebijakan efektif yang disengaja oleh pihak berwenang telah membuat ekonomi mengalami depresi yang berat dan berkepanjangan.”  Laporan itu menambahkan bahwa Libanon menderita akibat penipisan sumber daya yang berbahaya, termasuk “Pelarian modal manusia, dengan fenomena brain drain menjadi pilihan yang diambil”.

“Selama lebih dari setahun, makro ekonomi Lebanon telah diserang oleh krisis yang semakin parah, dimulai dengan krisis ekonomi dan keuangan, diikuti oleh Covid-19 dan terakhir ledakan di Pelabuhan Beirut. Dari ketiga krisis tersebut, krisis ekonomi yang paling memiliki dampak negatif terbesar dan paling persisten. Pertumbuhan PDB riil diproyeksikan melambat tajam ke -19,2 persen pada 2020, didukung kontraksi -6,7 persen pada 2019,” tambahnya.

Laporan tersebut mengutip Direktur Regional Bank Dunia Mashreq, Saroj Kumar Jha, yang mengatakan bahwa “kurangnya konsensus politik tentang prioritas nasional sangat menghambat kemampuan Libanon untuk menerapkan kebijakan pembangunan jangka panjang dan visioner.’ “Pemerintah baru perlu segera menerapkan strategi stabilisasi ekonomi makro yang kredibel dengan langkah-langkah jangka pendek untuk mengatasi krisis, serta langkah-langkah jangka menengah hingga jangka panjang untuk mengatasi tantangan struktural,” tambahnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bank duniakemiskinanLibanonmiskin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Desa Italia Jual Rumah-Rumahnya hanya Seharga 1 Euro atau 16 Ribu Rupiah Saja
Tulisan selanjutnya Batasi Anak Menggunakan Gadget

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?